Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akhirnya! Afghanistan Gratiskan Data untuk Akses Wikipedia

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 11 207 1793275 akhirnya-afghanistan-gratiskan-data-untuk-akses-wikipedia-MRGO8T6Lk8.jpg (Foto: Wikipedia)

KABUL – Warga Afghanistan akan dapat mengakses Wikipedia secara gratis di ponsel mereka berkat sebuah inisiatif antara ensiklopedia dalam jaringan itu dengan sebuah perusahaan ponsel.

Sekira delapan juta orang, sebagian besar berada di kota-kota besar Afghanistan, memiliki akses internet, naik dari hampir tidak ada sama sekali selama rezim represif Taliban pada 1996-2001, dikutip dari AFP.

Tapi, data seluler di negara tersebut tergolong mahal, membuat akses informasi di sejumlah raksasa web seperti Wikipedia menjadi suatu kemewahan yang hanya bisa dirasakan sedikit warga Afghanistan.

Wikimedia Foundation, yang mengoperasikan Wikipedia, bekerjasama dengan salah satu perusahaan ponsel terbesar di Afghanistan, Roshan, untuk memberikan akses gratis ke situs tersebut selama satu tahun mulai bulan ini.

“Kerja sama dengan Wikimedia Foundation memperluas akses terdepan untuk menggali informasi dan pengetahuan, terutama bagi pemuda Afghanistan yang terdiri dari hampir dua pertiga populasi,” kata Wakil CEO Roshan, Altaf Ladak.

Roshan menilai program bernama Wikipedia Zero, pertama kali diluncurkan di negara-negara berkembang lain pada 2012, sebagai kunci bagi pembangunan Afghanistan.

Banyak universitas di negara tersebut masih menggunakan buku teks dari tahun 80an, setelah invasi Soviet, tapi, sebelum perang saudara pada awal 90an yang menghancurkan banyak infrastruktur di sana.

Menurut juru bicara Roshan, Shafi Sharifi, masih banyak mahasiswa Afghanistan yang mengakses informasi dari beberapa tahun lalu dan berdampak pada perkembangan sumber daya manusia di sana.

"Memiliki akses gratis ke Wikipedia mengizinkan para pemuda, terutama mahasiswa, mendapat informasi terbaru tentang studi dan ketertarikan mereka," kata dia.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini