Ternyata! 'Mumi Alien' di Kuburan Massal Miliki DNA dari Manusia

Dini Listiyani, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 02:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 11 56 1793541 ternyata-mumi-alien-di-kuburan-massal-miliki-dna-dari-manusia-ZU4EbukHht.jpg (Foto: YouTube)

MEKSIKO - Jasad yang diduga sebagai alien diklaim ditemukan di sebuah pemakaman massal. Beberapa ahli percaya bahwa sisa mumi itu bisa menjadi bukti nyata dari spesies yang baru ditemukan atau bahkan kehidupan alien.

Jasad ditemukan di sebuah makam di dekat Nazca Lines di Peru Selatan, Amerika Selatan. Beberapa jasad memiliki tangan tiga jari dan kepala berbentuk aneh.

Sampel DNA telah dikirim untuk analisis, sementara beberapa jaringan telah dianggap tidak layak untuk pengujian, sehingga hasil dari yang lainnya sekarang telah dikembalikan, seperti dikutip dari Mirror, Kamis (12/10/2017).

Meskipun berujung pada teori konspirasi, muncul jaringan dari makhluk yang tampak aneh itu merupakan 100% manusia.

Sebuah laporan dari laboratorium DNA Paleo di Lakehead University di Ontario, Kanada mengklaim, "Bukti itu menunjukkan sumber DNA dari material biologis otak kranial dan tulang yang diambil dari tangan milik homo sapiens (manusia)".

Penanggalan karbon terhadap jasad itu telah mengungkapkan bahwa mereka hidup antara 245 hingga 410 Masehi. Meskipun memiliki penampilan aneh, para ahli percaya bahwa jasad itu bisa dirusak untuk membuatnya terlihat seperti bentuk kehidupan alien.

Selain itu, rekaman juga muncul dari alien yang terbawa di atas tandu setelah kecelakaan Roswell. Video yang mengejutkan tampaknya menunjukkan para ilmuwan memadati tubuh.

Gambar kasar dari video itu telah diunggah ke Youtube dengan caption rekaman baru tubuh alien dari kecelakaan UFO Roswell.

Sejak kecelakaan itu terjadi, ada ribuan teori mengenai apa yang sebenarnya terjadi di Area 51. Pada 1990-an, militer AS mencoba untuk memadamkan beberapa rumor itu dengan mengungkapkan bahwa balon militer yang mengalami kecelakaan merupakan balon uji nuklir dari Proyek Mogul.

Ini merupakan proyek rahasia yang dirancang untuk mendeteksi gelombang suara yang dihasilkan oleh tes bom Uni Soviet.

Militer ingin menyembunyikan sifat sebenarnya dari proyek itu dan dengan demikian mengklaim bahwa itu tidak lebih dari sebuah balon cuaca.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini