Bukan Samsung, Apple Gandeng LG untuk iPhone yang Bisa Dilipat

Dini Listiyani, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 05:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 11 57 1793550 bukan-samsung-apple-gandeng-lg-untuk-iphone-yang-bisa-dilipat-4BkRQIOw6d.jpg (Foto: Reuters)

CUPERTINO - Ponsel yang bisa dilipat digadang-gadang menjadi wajah smartphone di masa depan. Tak ingin ketinggalan tren, Apple disebut mulai mengerjakan iPhone yang bisa dilipat.

Apple dilaporkan mulai mengerjakan iPhone yang bisa dilipat dengan LG Display, bukannya dengan Samsung Display seperti yang dikabarkan beberapa waktu lalu. Seperti dikutip dari laman The Investor Korea, Kamis (12/10/2017), tak digandengnya Samsung, mungkin dikarenakan Apple khawatir akan kebocoran teknologi ke Samsung Electronics.

Menurut The Bell pada 11 Oktober, LG Display baru-baru ini menciptakan satuan tugas untuk mengembangkan layar OLED yang bisa dilipat untuk model iPhone baru. Selain itu, LG Innotek juga telah menyiapkan tim yang didedikasikan untuk mengembangkan board circuit cetak fleksibel yang kaku, yang disebut RFPCB.

Mengutip sumber industri yang tidak disebutkan namanya, kata laporan itu, produksi panel bisa dimulai pada 2020, yang artinya Apple bisa menunda peluncuran ponselnya dibandingkan dengan ponsel Samsung dilipat yang akan diluncurkan tahun depan.

Apple biasanya memulai proyek telefon baru setahun sebelum diluncurkan, berbagi fitur utama, termasuk panel dengan pemasok. LG kabarnya telah melengkapi prototipe panel OLED yang bisa dilipat 2 hingga 3 tahun yang lalu dan telah meningkatkan daya tahan dan tingkat hasilnya.

Saat ini, Samsung secara ekslusif memasok panel untuk iPhone X, iPhone OLED pertama Apple. Untuk iPhone baru tahun depan, raksasa teknologi Korea ini juga diharapkan bisa menjadi pemasok tunggal.

Di tengah monopoli Samsung dalam produksi OLED mobile, Apple telah memperkuat kemitraannya dengan LG Display, mitra LCD lamanya.

LG baru saja memulai produksi OLED pertamanya di pabrik E5 di Gumi, Provinsi Gyeongsang Utara. Batch pertama dari produksi itu akan dikirim ke LG Electronics dan beberapa produsen handset China, sementara produksi untuk iPhone diperkirakan akan dimulai sejak 2019 ketika pabrik barunya, E6 selesai di Paju, Provinsi Gyeonggi.

Apple mempertimbangkan untuk berinvestasi di pabrik E6 dengan dorongan agar LG meningkatkan produksi OLED. Sumber mengatakan kedua perusahaan telah menyetuji investasi sementara namun rinciannya belum selesai.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini