Mantap! 5 Operator Berkompetisi dalam Lelang Frekuensi 2,3 GHz

Lely Maulida, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 14:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 54 1794712 mantap-5-operator-berkompetisi-dalam-lelang-frekuensi-2-3-ghz-0gzyOHCaxc.jpg (Foto: Financial Express)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah secara resmi membuka pendaftaran lelang frekuensi 2.1 GHz dan 2.3 GHz. Lelang telah lama dinanti-nantikan ini sendiri ditujukan bagi operator seluler yang existing.

Enam operator telekomunikasi diketahui telah mendaftarkan dirinya sebagai calon peserta seleksi untuk ikut serta dalam proses lelang. Perusahaan tersebut yakni PT Telekomunikasi Selular, PT XL Axiata Tbk, PT Hutchison 3 Indonesia, PT Smart Telecom, PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, dan PT Indosat Tbk.

Keenam perusahaan itu telah melakukan registrasi dengan mengambil dokumen dan menyerahkan berkas persyaratan pengambilan dokumen seleksi pada 2 Oktober.

Sementara itu, dari keenam calon peserta seleksi tersebut ada lima calon peserta yang telah menyerahkan Dokumen Permohonan kepada Tim Seleksi untuk mengikuti seleksi lelang frekuensi pita 2.3 GHz. PT Telekomunikasi Selular tercatat sebagai peserta pertama yang menyerahkan Dokumen Permohonan tersebut pada 10 Oktober, yang kemudian disusul oleh PT Hutchison 3 Indonesia, PT Indosat Tbk, PT XL Axiata Tbk, dan PT Smart Telecom.

Pada waktu yang sama, tim Seleksi melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen administrasi untuk seleksi pengguna pita frekuensi 2.3 GHz. Dalam kesempatan tersebut kelima peserta seleksi turut hadir sebagai saksi.

Pada 11-12 Oktober, tim seleksi melakukan verifikasi dokumen administrasi untuk seleksi pengguna pita frekuensi 2.3 GHz. Berdasarkan hasil evaluasi administrasi, tim seleksi menetapkan lima peserta yang lulus evaluasi administrasi yakni kelima operator yang telah mendaftarakan diri dalam seleksi penggunaan pita frekuensi 2.3 GHz.

Selanjutnya, para peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus evaluasi administrasi akan mengikuti tahap Lelang Harga dalam seleksi pengguna pita frekuensi 2.3 GHz, yang dimulai 16 Oktober mendatang.

Disebutkan dalam aturan lelang, untuk frekuensi 2,1 GHz Kominfo menetapkan harga dasar Rp296,742 miliar. Sementara harga dasar frekuensi 2,3 GHz ditetapkan sebesar Rp366,720 miliar.

Frekuensi 2,1 GHz dilelang sebanyak dua blok dengan lebar pita frekuensi masing-masing 5MHz. 2,3 GHz sendiri terdiri dari satu blok pita frekuensi dengan lebar pita frekuensi sepanjang 30 MHz.

Dengan lebar pita frekuensi yang lebih panjang, sejatinya frekuensi 2,3 GHz dibanderol dengan harga dasar yang jauh lebih mahal ketimbang 2,1GHz. Namun perbedaan harga dasar yang terbilang cukup tipis tersebut tersebut dijelaskan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dikarenakan teknologi yang digunakan dalam tiap frekuensi berbeda.

"Karena teknologinya berbeda, satu TDD, satu FDD berpasangan. Kalau misalkan TDD 30 MHz, FDD nya kurang lebih sekitar 10-12 MHz," katanya dalam sebuah acara di Jakarta, beberapa waktu lalu. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini