Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Yuk Intip! Olaudah Equiano Sosok Google Doodle Hari Ini

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 16 Oktober 2017 08:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 16 207 1796062 yuk-intip-olaudah-equiano-sosok-google-doodle-hari-ini-KSnF4UX658.jpg (Foto: Google)

JAKARTA – Ada tampilan baru di lama pencarian Google hari ini, Senin (16/10/2017). Kali ini, Google Doodle menampilkan sosok pria berkulit hitam yang tengah menulis.

Selain itu, ada juga gambar yang menunjukkan beberapa kapal layar yang berjalan di lautan. Siapakah dia dan apa maksud dari tampilan Doodle itu?

Adalah Olaudah Equiano, sosok dibalik Google Doodle kali ini. Maksud Google menampilkan sosoknya adalah untuk merayakan hari jadinya yang ke-272.

Olaudah Equiano merupakan seorang penulis Afrika yang dikarenakan pengalamannya sebagai seorang budak, ia terdorong untuk terlibat dalam gerakan di Inggris pada abad ke-18.

Dalam otobiografinya, Olaudah Equiano menuliskan bahwa dirinya lahir di provinsi Eboe, di daerah yang kini berada di selatan Nigeria. Ia bercerita bagaimana dirinya saat berusia 11 tahun beserta saudaranya dijual oleh pedagang budak setempat dan dikirim melintasi Atlantik ke Barbados, hingga kemudian ke Virginia.

Sayangnya tak ada catatan tertulis bagaimanna kehidupan awal Olaudah Equiano sehingga tidak dapat dipastikan apakah deskripsinya dinilai akurat. Hal lain yang agak mencurigakan yakni temuan bahwa Olaudah Equiano, dua kali mendaftakan tempat kelahiran di Amerika.

Terlepas dari hal itu, beberapa kehidupan awal Olaudah Equiano yang tercantum dalam otobiografinya mendapat verifikasi. Di Virginia, ia dijual kepada perwira Royal Navy, Letnan Michael Pascal, yang kemudian menamai Olaudah Equiano sebagai 'Gustavus Vassa' pada abad ke-16.

Olaudah Equiano menempuh perjalanan samudera bersama dengan Pascal selama delapan tahun, dimana dalam kurun waktu itu ia dibaptis untuk belajar membaca dan menulis. Pascal kemudian menjual Olaudah Equiano ke kaptem kapal di London, yang membawanya ke Montserrat, dimana ia dijual ke pedagang terkemuka Robert King.

Saat bekerja sebagai deckhand, pelayan dan tukang cukur untuk King, Olaudah Equiano mendapatkan uang dengan berdagang sebagai usaha sampingannya. Hanya dalam kurun waktu tga tahun, Olaudah Equiano akhirnya mampu membeli kebebasannya sendiri.

Olaudah Equiano kemudian menghabiskan sebagian besar hidupnya sekira 20 tahun untuk berkelana menjelajah dunia termasuk perjalanan ke Turki dan Arktik.

Pada 1786 di London, ia terlibat dalam gerakan untuk menumpaskan perbudakan. Olaudah Equiano menjadi anggota terkemuka 'Sons of Africa', sebuah kelompok yang terdiri dari 12 orang kulit hitam yang berkampanye terkait pembebasan.

Pada 1789 Olaudah Equiano menerbitkan otobiografinya bertajuk , 'The Interesting Narrative of Life of Olaudah Equiano or Gustavus Vassa, The African’. Ia juga rajin mempromosikan bukunya hingga menjadi karya yang populer dan membuatnya kaya.

Otobiografinya juga menjadi karya perdana yang diterbitkan oleh seorang penulis kulit hitam Afrika.

Pada 1792, Olaudah Equiano menikah dengan seorang wanita berkebangsaan Inggris, Susanna Cullen dan dikaruniai dua orang anak. Sayangnya, tak berlangsung lama Olaudah Equiano menutup usianya pada 31 Maret 1797. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini