Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duh! Smartphone Bapak Android Kena Gugat, Ada Apa?

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 17 Oktober 2017 16:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 17 207 1797044 duh-smartphone-bapak-android-kena-gugat-ada-apa-Kuro4ee4W0.jpg (Foto: CNet)

JAKARTA – Dua nama yang populer di bisnis hardware smartphone tengah beradu di pengadilan. Hal ini dikarenakan teknologi baru yang memungkinkan ponsel terhubung ke perangkat seperti kamera tanpa bantuan kabel atau konektor.

Keyssa Inc, perusahaan pribadi yang didukung oleh co-creator iPod – Tony Fadell menggugat Essential Product Inc, sebuah startup smartphone yang didirikan oleh Bapak Android, Andy Rubin. Essential dituduh melakukan pencurian rahasia dagang, seperti tercantum dalam sebuah tuntutan hukum yang diajukan ke pengadilan.

Tuntutan itu sendri diajukan pada Senin (16/10) waktu setempat di pengadilan federal Amerika Serikat (AS) di San Francisco. Essential sendiri mengatakan bahwa pihaknya secara resmi belum mengajukan tuntutan hukum dan tidak memberikan komentar terkait gugatan tersebut.

Keyssa telah beroperaso sejak 2099 dalam bidang chip ponsel untuk mentransfer data dalam jumlah besar tanpa menggunakan kabel atau koneksi Wi-Fi. Agustus lalu Keyssa mengatakan bahwa pihaknya bermitra dengan Samsung Electronics, induk Foxconn - Hon Hai Precision Industry dan lainnya untuk membuat teknologinya menjadi fitur standar ponsel.

Kemudian pada September Essential meluncurkan smartphone pertamanya. Perangkat besutan Bapak Android itu menjadi salah satu smartphone yang menampilkan konektor nirkabel, yang digunakan untuk berkomunikasi dengan aksesori kamera yang dirilis perusahaan secara bersamaan.

Keyssa dalam tuntutan hukumnya menuduh bahwa Essential terlibat dalam diskusi teknologi dan desain dengan Keyssa selama 10 bulan namun pada akhirnya memutuskan kemitraan. Pada November 2016, Essential mengatakan akan menggunakan chip yang bersaing dari SiBEAM, sebuah divisi dari Lattice Semiconductor, seperti disebut dalam tuntutan hukum Keyssa sebagai tuduhannya.

Keyssa menduga bahwa meskipun penggunaan chip khusus Essential, rancangan smartphone Essential menggabungkan banyak teknik yang dikembangkan oleh Keyssa untuk membuat konektor nirkabel berfungsi dengan baik pada ponselnya. Keyssa menyebut teknik itu digunakan Essential mulai dari antena hingga metode untuk menguji ponsel di manufakturnya.

Keyssa mengklaim bahwa informasi yang dibagikan dengan Essential selama diskusi antara perusahaan Andy Rubin dengan 20 insinyur Keyssa merupakan rahasia dagang dan kesepakatan non-disclosure antara perusahaan yang dilarang untuk dimanfaatkan secara komersial.

“Keyssa belum mendapat kompensasi atas penggunaan panduan dan pengetahuan Essential ini. Kami menempuh tindakan hukum karena usaha kami untuk menyelesaikan masalah dengan cara mediasi bersama Essential belum berhasil,” kata Keyssa dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Sebelumnya Essential mengatakan bahwa perusahaannya mempertimbangkan Keyssa sebagai pemasok komponen untuk smartphone-nya, namun memilih untuk bermitra dengan pemasok lain yang dapat memenuhi spesifikasi produk besutannya.

Meski dua tokoh penting industri smartphone terkait dengan masalah ini, Andy Rubin sendiri tak tercantum dalam gugatan Keyssa tersebut. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (17/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini