Ambisi Huawei Mate 10 Pro Ungguli iPhone 8 dan Note 8, Nih Caranya!

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 17 Oktober 2017 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 17 207 1797094 ambisi-huawei-mate-10-pro-ungguli-iphone-8-dan-note-8-nih-caranya-2z1oHWnmLl.jpg (Foto: Reuters)

BEIJING - Huawei telah meluncurkan jajaran smartphone terbarunya, Mate 10 dan Mate 10 Pro. Sederet fitur membekali kedua smartphone Huawei itu untuk menyaingi ponsel cerdas besutan Apple atau Samsung.

Huawei bertujuan untuk membedakan dirinya dengan vendor lain melalui teknologi yang menempatkannya pada kelas high-end, yang turut membantu meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Seri Mate 10 yang diluncurkan di Munich mengusung kamera ganda, layar dan baterai berkelas high-end. Meski begitu Huawei membanderol perangkatnya jauh lebih terjangkau ketimbang smartphone Apple dan Samsung yang memiliki fitur sebanding, dengan presentase 15-30%.

Berdasarkan data Counterpoint Research, Huawei merupakan produsen smartphone nomor tiga dunia dalam hal pengapalannya di tahun lalu. Apple sendiri berada di posisi kedua pada Juni lalu.

Dengan hadirnya iPhone 8 dan iPhone X di pasaran, Huawei telah mempertimbangkan Mate 10 dan Mate 10 Pro untuk mampu bersaing dengan perangkat besutan Apple itu. Kedua smartphone Huawei itu menampilkan layar masing 5,9 inci dan 6 inci dengan desain bezel less, serta baterai yang memiliki dukungan fast charging sehingga mampu bertahan selama dua hari dengan penggunaan cukup berat.

“Jajaran Mate 10 memiliki semua fitur termasuk ukuran layar, kamera berkualitas tinggi, prosesor yang kuat, dan desain yang apik, bersaing dengan produk pesaing seperti dari Samsung hingga Apple,” kata analis mobile CCS Insight, Ben Wood.

Fitur yang akan manjadi ciri khas dari seri Mate 10 adalah kemampuan pengenalan citra (image recognition) yakni fitur artificial intelligence (AI) yang mampu membedakan antara orang, bunga, atau benda lainnya dalam kondisi cahaya, atau cuaca yang berbeda. Mate 10 juga menyajikan kamera dengan aperture lensa f1.6 besutan Leica.

“Kami memiliki kemampuan untuk membantu pemula menjadi fotografer profesional. Bukan hanya smartphone, tapi juga intelligence machine” kata Peter Gauden, Product Marketing Manager Huawei

Dari sisi harga, Huawei juga berani menyandingkan dirinya dengan iPhone dan smartphone besutan Samsung. Bulan Maret lalu Huawei memang berjanji untuk fokus pada margin keuntungan dan mengurangi pengeluaran di tahun ini. Pasalnya, perusahaan membukukan laba yang melambat dalam lima tahun pada 2016.

Meskipun telah lebih fokus pada ponsel mid-tier dan premium serta mengurangi ambisinya untuk pangsa pasar, Huawei masih memiliki jalan yang panjang. Apple sendiri meraup hampir dua pertiga keuntungan di industri smartphone, dan Samsung meraih hampir seperempatnya.

Sementara itu, Huawei dan rival China –nya meraih margin yang sedikit yakni sekira 4%, seperti dikutip dari Counterpoint Research.

Margin yang terbilang kecil itu memberikan peringatan kepada Huawei terkait seberapa jauh perusahaan akan melaju dengan pemangkasan biaya. Vendor smartphone China ini berniat untuk mempertahankan momentumnya di pasar internasional seperti Eropa, namun membedakan dirinya dari rival domestik melalui kemajuan teknis.

“Saat ini produk kami semakin baik, tantangan bagi kami adalah brand kami. Merek kami banyak orang yang tidak mengetahuinya, mereka tidak mengenal Huawei,” kata Huawei Consumer Business Group Richard Yu kepada Reuters beberapa waktu lalu.

Pertumbuhan Huawei di Eropa melampaui persentase 50% pada paruh pertama 2017. Pencapaian ini juga dijelaskan Yu melampaui penjualan di wilayah lain sehingga membantu mengkompensasi pertumbuhan yang lamban di pasar negara berkembang. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (17/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini