Usung OS Android, CEO BlackBerry: Perusahaan Keluar dari Zona Bahaya

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 17 Oktober 2017, 19:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 17 207 1797223 usung-os-android-ceo-blackberry-perusahaan-keluar-dari-zona-bahaya-rMfhr9xTAz.jpg (Foto: Crackberry)

WATERLOO – BlackBerry sempat dikenal sebagai satu-satunya vendor ponsel pintar. Namun berkat hadirnya iPhone dan perangkat Android mengikis kesuksesan BlackBerry.

Sayangnya, BlackBerry pun tak mampu mengikuti perkembangan teknologi yang digandrungi pengguna hingga akhirnya terkalahkan oleh vendor seperti Apple dan Samsung.

Akan tetapi, semuanya perlahan berubah dengan keputusan perusahaan untuk mengalihkan sistem operasi ponselnya sendiri dengan merangkul bisnis baru mencakup perizinan merek, kemanan perusahaan dan memberikan lisensinya kepada TCL untuk merancang handset-nya.

Sejak saat itu, pengguna telah mengenal smartphone bermerek BlackBerry, dengan perangkat suksesnya yang bertajuk KEYone. Kesepakatan perizinan telah menghasilkan keuntungan yang cukup baik untuk perusahaan, mendulang setidaknya lebih dari USD50 juta.

Berkat pencapaian itu saham BlackBerry pun meningkat dan perusahaan memindahkannya dari NASDAQ ke New York Stock Exchange.

CEO BlackBerry, John Chen dalam sebuah wawancara dengan The Street mengatakan bahwa perusahaannya melakukan keputusan itu karena harus lebih dekat dengan pelanggannya. Yang ia tekakan dan dinilainya paling penting adalah bahwa perusahaan akhirnya telah keluar dari zona bahaya.

Chen juga mengatakan bahwa transformasi BlackBerry telah selesai. Deklarasi ini muncul saat perusahaan berupaya untuk melakukan terobosan lebih jauh dengan keterlibatannya pada kendaraan otonom dan manajemen endpoint yang telah diidentifikasi sebagai pasar dengan pertumbuhan yang tinggi.

Untuk smartphone-nya, sejauh ini TCL telah merilis beberapa handset di bawah merek BlackBerry, melalui BlackBerry Motion yang belum lama ini dirilis. Smartphone tersebut mengusung sistem operasi Android dan full touchscreen tanpa hadirnya keyboard, yang sebelumnya menjadi ciri khas BlackBerry. Demikian seperti dilansir Neowin, Selasa (17/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini