3 TAHUN JOKOWI-JK: Palapa Ring akan Beri Fasilitas Internet yang Sama dari Sabang-Merauke

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Rabu 18 Oktober 2017 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 17 207 1797369 3-tahun-jokowi-jk-palapa-ring-akan-beri-fasilitas-internet-yang-sama-dari-sabang-merauke-PK2YiI8JaK.jpg (Foto: Kominfo)

JAKARTA - Selama tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, menghadirkan proyek infrastruktur telekomunikasi yang bakal menjadi penghubung masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Palapa Ring merupakan proyek berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia sepanjang 36.000 kilometer. Pemerintah membagi proyek ini menjadi tiga paket yakni paket barat, tengah, dan timur.

Paket barat akan menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Pulau Natuna) dengan total panjang kabel serat optik sekira 1.980 km dan nilai kontrak selama 15 tahun sebesar Rp3,4 triliun.

Baca juga: Mantap! Pemasangan Kabel Optik Bawah Laut Palapa Ring Barat Resmi Digelar

Paket tengah akan menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai Kepulauan Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel serat optik sekira 2.647 km dan nilai kontrak selama 15 tahun sebesar Rp3,5 triliun.

Paket timur menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua (sampai pedalaman Papua) dengan total panjang kabel serat optik sekira 8.454 km dan nilai kontrak selama 15 tahun sebesar Rp14 triliun.

Pengerjaan Palapa Ring paket tengah telah dimulai sejak November 2016 dan diharapkan rampung pada 2018 mendatang. Meski demikian Kementerian Komunikasi dan Informatika, selaku penanggung jawab proyek, paling lambat menargetkan pada 2019.

Sementara itu, Palapa Ring paket timur resmi efektif pada Maret 2017 setelah mendapatkan pendanaan sekira Rp4 Triliun dari Bank BNI. Proyek di kawasan timur Indonesia ini ditargetkan rampung pada 2019.

Sedangkan pemasangan kabel optik bawah laut di proyek Palapa Ring Barat telah digelar Kominfo pada Agustus 2017. Menteri Rudiantara mengatakan bahwa penggelaran kabel optik sendiri dibagi menjadi dua kawasan yakni darat dan laut.

Tahapan yang masuk dalam batch 1 tersebut menggelar kabel serat optik sekira 1.242 km yang meliputi Tanjung Bembam Batam – Tarempa (sepanjang 369 km); segmen Tarempa – Ranai (322 km); segmen Ranai – Singkawang (352 km); dan segmen Sekanah Daik Lingga – UQJ Bintan Tanjung Bembam (199 km).

Baca juga: Mengenal Proyek Palapa Ring yang Bakal Sambungkan Sabang sampai Merauke

Sementera batch kedua akan dilakukan di kawasan Batam – Karimun – Tebing Tinggi – Bengkalis – Siak serta segmen Daik Lingga – KualaTungkal. Proyek pemasangan kabel optik di bawah laut ini menyerap sekira 70% dari total investasi.

Proyek Palapa Ring Barat ditargetkan bakal rampung pada Februari 2018, namun menurut Rudiantara penyelesaian proyek tersebut bisa dipercepat menjadi hingga akhir tahun 2017.

Proyek ini dijalankan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) yang merupakan penerapan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP).

Skema tersebut diprakarsai Kementerian Keuangan dengan sumber dana dari dana kontribusi Universal Service Obligation (USO).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini