Hilang Ribuan Tahun Akhirnya Bangunan Ini Berhasil Ditemukan, Nih Fotonya!

Riani Angel Agustine, Jurnalis · Rabu 18 Oktober 2017 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 17 56 1797123 hilang-ribuan-tahun-akhirnya-bangunan-ini-berhasil-ditemukan-nih-fotonya-Pc8GKaSMqN.jpg (Foto: AP)

JERUSALEM - Arkeolog di Yerusalem telah menemukan struktur public Romawi pertama yang pernah ditemukan di kota tersebut dan diyakini sebagai sebuah teater. Bangunan tersebut yang berasal dari abad ke 2 atau 3 Masehi, ditemukan di bawah terowongan Tembok Barat Kota Tua, Yerusalem.

Dilansir dari Dailymail, Selasa (17/10/2017), para ahli percaya bahwa bangunan tersebut mungkin berasal dari pemerintahan Kaisar Hadrian dan kemungkinan digunakan sebagai odeon, yaitu sebuah tempat untuk pertunjukan musik dan drama. Penemuan yang digambarkan sebagai ‘sensasional’ menegaskan tulisan-tulisan sejarah yang menggambarkan sebuah teater di dekat Temple Mount.

Peneliti dari Otoritas Kepurbakalaan Israel (IAA) yang berhasil menemukan bangunan tersebut. Pada awal penggalian, para peneliti telah mengetahui bahwa bagian dinding bangunan tersebut ada di sana, ketika mereka menggali lebih jauh, mereka menemukan sebuah bangunan melingkar di bawah lengkungan Wilson.

Lengkungan Wilson diberi nama dari seorang penjelajah abad ke-19 dan surveyor Charles Wilson. Tanggal pembangunan auditorium yang memiliki 200 kursi tampaknya belum selesai yang telah dikonfirmasi oleh penanggalan karbon.

Baca juga: Wow! Arkeolog Temukan Benda Bersejarah Berusia 3.500 Tahun

IAA yang melakukan penggalian 2 tahun di lokasi tersebut, mengatakan bahwa sumber-sumber sejarah menyebutkan struktur yang serupa, namun dalam 150 tahun penelitian arkeologi modern di kota tersebut tidak berhasil menemukannya. Tembok Barat adalah salah satu sisa terakhir dari struktur penahan yang mengelilingi kuil Yahudi kedua sampai kehancurannya oleh orang Romawi pada 70 Masehi.

Bagian dari Tembok Barat berusia 2.000 tahun yang baru-baru ini ditemukan oleh penggali berukuran sekira 15 meter dan tinggi delapan meter, dengan batu-batu yang terpelihara dengan sangat baik. "Mengekspos bagian-bagian Tembok Barat tentu saja sangat, sangat, sangat menarik," ungkap Dr Joe Uziel, salah satu peneliti yang mengerjakan studi tersebut.

Kepala IAA Arsitek Yerusalem Dr Yuval Baruch menambahkan bahwa bangunan yang baru ditemukan tersebut mungkin merupakan salah satu penemuan arkeolog terpenting di Yerusalem dan merupakan struktur publik pertama dari periode Romawi di Yerusalem.

Baca juga: Akhirnya! Arkeolog Temukan Reruntuhan Kota Romawi Kuno di Bawah Laut

Bangunan juga mungkin saja merupakan ruang pertemuan untuk pejabat administrasi Romawi atau tempat konser, namun lokasinya di bawah lengkungan kuno.

Pada 1996, pembukaan terowongan yang berdekatan dengan penemuan terbaru memicu bentrokan antara pasukan keamanan Israel dan polisi Palestina serta warga sipil di mana lebih dari 80 orang terbunuh. Warga Palestina mengatakan terowongan tersebut mengancam fondasi kompleks masjid Al-Aqsa yang berdampingan, situs tersuci ketiga Islam.

Status Yerusalem dan tempat-tempat sucinya adalah salah satu isu paling sensitif dari konflik Israel-Palestina. Israel melihat semua Yerusalem sebagai ibu kota yang tak terbagi, sementara orang-orang Palestina memandang Yerusalem timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Israel merebut Yerusalem timur dalam Perang Enam Hari pada 1967 dan kemudian mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini