3 TAHUN JOKOWI-JK: Menkominfo: Refarming 4G Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 19 Oktober 2017 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 19 207 1798274 3-tahun-jokowi-jk-pembangunan-infrastruktur-layanan-4g-terus-ditingkatkan-gxFGXKNBQC.jpg (Foto: Business Standard)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mewujudkan visi Presiden dan Wakil Presiden dengan membangun tol informasi. Hal ini dicapai dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan pemerataan layanan.

“Saat ini kita sedang membangun Indonesia Sentris. Semua dimulai dari IT, khususnya 4G. Jika akhir tahun 2015 4G baru diluncurkan, saat ini kita mempercepat penguatan jaringan 4G yang menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pada Konferensi Pers Capaian 3 Tahun Presiden Jokowi-JK.

Pembangunan infrastruktur TIK yang sudah dan akan terlaksana sedikit banyaknya memberikan kontribusi terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat ekonomi nasional Semester I tahun 2017 tumbuh sebesar 5,01% dengan inflasi yang cukup stabil di 3,72% per bulan Agustus.

Kominfo optimis penataan ulang (refarming) frekuensi 4G yang dimulai pada 2015 mendorong pertumbuhan ekonomi nasional karena Rudiantara menargetkan seluruh Ibukota Kabupaten/Kota di Indonesia terhubung dengan jaringan broadband pada 2019.

Diresmikan Presiden Joko Widodo pada Desember 2015, jumlah BTS (base transceiver station) alias eNodeB mencapai 25.997 di 2016. Infrastruktur ini melayani masyarakat di 58 kabupaten/kota.

Di penghujung tahun, masyarakat dari delapan desa di Kab. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menutup tahun dan menyambut tahun baru dengan layanan internet 4G yang diresmikan Rudiantara pada 28 Desember 2016.

Pembangunan infrastruktur penyedia layanan 4G terus ditingkatkan, baik secara kuantitas maupun kualitas. Perluasan layanan 4G sampai Juli 2017 terbilang cukup fantastis, dengan terbangunnya 55.701 BTS berkomponen eNodeB di 297 kabupaten/kota. Tepat pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini, Rudiantara meresmikan 17 BTS 3T berfitur 4G di Desa Tude, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Rudiantara tidak cepat berpuas diri. Ia juga menargetkan pemerataan layanan internet 4G di Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

“BTS yang kami bangun juga akan memperkuat jaringan komunikasi di pos lintas batas. Kalau Menhub membangun bandara-bandara baru di sejumlah wilayah, jaringan telekomunikasi dan internet yang kuat juga harus dibangun di wilayah tersebut," tegas Rudiantara.

Saat ini kawasan perbatasan tidak lagi hanya berfungsi untuk mengawasi arus keluar-masuk orang dan barang, namun juga lokasi pariwisata dan penggerak ekonomi. Baru-baru ini Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas mencatat ke-7 PLBN yang tersebar di perbatasan Indonesia-Malaysia, Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat telah beroperasi.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini