nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unik! Pikachu Pokemon GO Pakai Kostum Lucu Mulai 20 Oktober

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 20 Oktober 2017 16:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 20 326 1799245 unik-pikachu-pokemon-go-pakai-kostum-lucu-mulai-20-oktober-PE4nVXseng.jpg (Foto: Screenshot)

JAKARTA - Mulai 20 Oktober, pemain gim Pokemon GO akan mendapatkan mendapatkan teman Halloween dari Niantic, pengembang permainan yang memanfaatkan teknologi augmented reality ini.

Selama merayakan Halloween, avatar para pengguna bisa memakai Topi Samaran Mimikyu. Menangkap, menetaskan dan mengirim Pokemon akan bernilai dua kali lipat serta Pokemon dapat menemukan permen dua kali lebih cepat selama perayaan Halloween.

Gastly, Drowzee, Cubone akan lebih sering muncul, sama seperti tahun lalu. Tahun ini, gim akan menampilkan monster generasi ketiga seperti Sableye dan Banette.

Pikachu selama Halloween akan mengenakan kostum khusus, kotak istimewa di toko dalam aplikasi akan menawarkan Raid Passes dan Super Incubators.

Desember mendatang, Pokemon yang pertama kali terlihat di video Pokemon Ruby dan Pokemon Sapphire akan hadir di Pokemon GO.

Game Pokemon GO dirilis pada 6 Juli 2016. Game yang hadir di Android dan iOS itu menantang gamer untuk mengoleksi berbagai jenis Pokemon dengan mengandalkan sistem GPS pada handset.

Keunikan game ini karena membawa teknologi augmented reality, di mana karakter Pokemon bisa ditangkap ketika background gambar menunjukkan suasana nyata dari tangkapan kamera belakang.

Pada Juli 2016 dilaporkan, berdasarakan Google Play Store, Trainer (sebutan untuk pemain Pokemon Go) telah mengunduh aplikasi tersebut antara 10 dan 50 juta kali. Dengan kata lain, ‘Pokemon Go’ menduduki peringkat atas tangga aplikasi dengan label ‘Top Free’, ‘Top New Free’, ‘Top Grossing’, dan ‘Trending’.

Dengan begitu, Pokemon Go diketahui telah melampaui jumlah warga di tiga kota seperti New York 8,6 juta penduduk, Hong Kong 7,3 juta penduduk, dan Los Angeles 3,9 juta penduduk, sebagaimana dilansir Nintendo News.

Jumlah tersebut belum termasuk dengan pengguna yang memasang menggunakan file APK di negara-negara yang belum mendapatkan rilis resmi ketika itu. Server ‘Pokemon Go’ sendiri telah mengalami dua kali kelumpuhan akibat membeludaknya para gamer.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini