Akhirnya! Google Loon Sebar Jaringan Internet di Puerto Rico

Lely Maulida, Jurnalis · Sabtu 21 Oktober 2017 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 21 207 1799872 akhirnya-google-loon-sebar-jaringan-internet-di-puerto-rico-jEY9ByrH5c.jpg (Foto: 9to5google)

MOUNTAIN VIEW – Induk perusahaan Google, Alphabet mengatakan bahwa balon internet bertajuk Loon akan menyebarkan internet ke wilayah terpencil di Puerto Rico. Sebagaimana diketahui Puerto Rico dilanda badai Maria dan mengakibatkan infrastruktur jaringan selulernya lumpuh.

Dua balon Google Loon milik perusahaan telah melalui negara yang memungkinkan pengguna operator AT&T untuk mengirim pesan, email, dan mengakses website menggunakan jaringan 4G LTE.

Balon yang disebut HBAL199 dan HBAL237 terbang lebih dari 60.000 kaki diatas daratan, seperti dilaporkan FlightRadar24.com. Google Loon itu dinavigasi menggunakan algoritma yang menempatkannya pada posisi yang tepat untuk menyebarkan sinyal.

Google Loon juga mengumpulkan daya dari surya sehingga hanya mampu menyebarkan sinyal pada siang hari. Beberapa balon lainnya juga dikerahkan dan masih dalam perjalanan dari Nevada.

Alphabet sebelumnya telah diberikan wewenang oleh Federal Communications Commission (FCC) untuk mengerahkan 30 balon dalam melayani wilayah yang terdampak badai Maria. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Libby Leahy, juru bicara Alphabet X, divisi perusahaan untuk teknologi futuristik.

Kepala Proyek Loon, Alastair Westgarth mengatakan dalam sebuah posting-an blog bahwa “proyek Loon masih merupakan teknologi eksperimental dan kami tidak yakin seberapa baik kinerjanya,”. Meski begitu, balon internet ini telah diuji di Peru, setelah wilayah tersebut dilanda banjir.

Badai Maria sendiri telah menghancurkan wilayah Amerika Serikat (AS) yang terdiri dari 3,4 juta orang. Gubernur Ricardo Rossello mengatakan bahwa korban tewas telah meningkat menjadi 49 orang.

Sebagai dampak dari badai Maria, hanya kurang dari seperlima dari Puerto Rico masih terhubung dengan listrik, setengah dari infrastruktur jaringan ponsel belum berfungsi, sekolah-sekolah ditutup dan lebih dari 4.000 orang berada di tempat penampungan, seperti dikutip dari situs web pemerintah setempat.

Juru bicara AT&T, Jeffrey Kobs mengatakan bahwa perusahaannya telah mendirikan 14 site sementara, dan hingga Jumat (21/10) waktu setempat, lebih dari 60% penduduk telah terhubung dengan jaringan seluler. Pencapaian tersebut berkat bantuan kelompok kemanusiaan, pemerintah serta Google Loon.

Tak hanya Google dan AT&T, perusahaan teknologi lainnya seperti Cisco, Facebook dan Tesla juga turut andil dalam membantu korban badai Maria di Puerto Rico. Mayoritas bantuan yang mereka berikan berupa fasilitas untuk memperbaiki komunikasi dan memulihkan energi. Demikian seperti ABC News, Sabtu (21/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini