Apple Kurangi Akurasi Face ID Demi Tingkatkan Produksi, Benarkah?

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 25 207 1802351 apple-kurangi-akurasi-face-id-demi-tingkatkan-produksi-benarkah-1mpB0Siswm.jpg (Foto: Apple)

CUPERTINO – iPhone X nampaknya benar-benar menjadi masalah bagi Apple dan mitranya dalam hal produksi. Apple menghadapi sejumlah masalah yang tampaknya mendorong perusahaan untuk berkompromi dengan akurasi Face ID, yakni teknologi pengenal wajah biometrik dalam iPhone X, dalam meningkatkan produksi perangkatnya.

Masalah-masalah yang menimpa Apple itu harus mereka selesaikan pada awal 2018. Menurut laporan di Bloomberg, Apple mengatakan kepada pemasok untuk mengurangi keakuratan sistem pengenalan biometrik Face ID demi meningkatkan produksi iPhone X.

Kabar kurangnya pasokan iPhone X karena sulitnya produksi komponen tertentu seperti kamera Face ID, dan panel OLED sejatinya telah muncul sejak lama.

Quality control Apple biasanya menerapkan standar yang sangat tinggi. Namun Bloomberg mengatakan bahwa tekanan berat yang diterima perusahaan untuk peluncuran flagship yang sukses mendorongnya untuk diam-diam merevisi rencana awalnya.

Rumor menunjukkan bahwa Apple hanya akan memiliki 2-3 juta untuk pemesanan awal di hari pertama, 3 November mendatang. Sementara untuk penjualan selanjutnya diperkirakan akan hanya ada 20-30 juta, sekira setengah dari yang direncanakan perusahaan sebelumnya.

“Apple tidak menambahkan waktu ekstra untuk mendapatkan perangkatnya dengan baik, yakni memberikan pemasok waktu dua tahun. Jadwal yang ketat seolah meremehkan kompleksitas pembuatan dan perakitan komponen sangat rapuh, kata seseorang yang terkait dengan proses produksi. Itu membuat pemasok kekurangan waktu untuk mempersiapkan pabrik mereka dan menjelaskan mengapa iPhone X diluncurkan enam minggu selanjutnya setelah iPhone 8,” tulis Bloomberg dalam laporannya.

Sistem kamera TrueDepth yang kompleks, terbuat dari beberapa sensor. Oleh karenanya memerlukan ketepatan operasi agar semuanya terhubung dan bekerja dengan baik.

Proyektor dot, sensor dalam sistem kamera TrueDepth yang memungkinkan Face ID bekerja memang tampak rumit. Demi meningkatkan jumlah proyektor dot, Apple rupanya melonggarkan beberapa spesifikasi untuk Face ID.

Sebagian besar masalah manufaktur ini disebut Bloomberg kemungkinan selesai awal tahun mendatang. Dmeikian seperti dilansir Business Insider, Rabu (25/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini