Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Modifikasi Genetik Bikin Manusia Tak Rasakan Sakit & Takut, Mungkinkah?

Riani Angel Agustine, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017 03:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 25 56 1802109 modifikasi-genetik-bikin-manusia-tak-rasakan-sakit-takut-mungkinkah-3rDdx6RgwO.jpg (Foto: Business Insider)

MOSCOW - Menurut Presiden Rusia, Vladimir Putin, tentara superhuman yang dimodifikasi secara genetik lebih kejam daripada bom nuklir dan diklaim dapat segera direalisasikan. Klaim tersebut dibicarakan di sebuah festival pemuda hari Minggu.

Dilansir dari Dailymail, Putin mengklaim bahwa tentara pembunuh robot dapat diciptakan dan dilatih jika para ilmuwan dapat memainkan kode genetik manusia. Putin juga menyarankan agar pemimpin dunia menyetujui peraturan ketat untuk mencegah terciptanya pembunuhan massal.

Putin menjadi seorang pembicara di sebuah festival pemuda di Sochi, Rusia di mana ia memperingatkan bahwa pemecahan atau mengotak-atik kode genetik manusia dapat menimbulkan konsekuensi yang serius.

“Permainan seperti ini dapat menimbulkan berbagai macam konsekuensi. Ciptaan dari kode genetik manusia dapat menciptakan ciptaan baru yang tidak memiliki rasa takut, belas kasihan, rasa penyesalan, atau kesakitan. Ciptaan seperti ini mungkin lebih buruk daripada bom nuklir,” ungkap Putin.

Putin juga menambahkan bahwa, manusia boleh melakukan segala sesuatu atau menciptakan sesuatu yang belum pernah terpikirkan sebelumnya, namun mereka tidak boleh melupakan etika manusia dan membuat ciptaan tersebut melebihi manusia sendiri. Peringatan tersebut muncul hanya dalam waktu 1 bulan setelah ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa robot AI suatu saat nanti akan memusnahkan manusia sendiri.

Presiden Rusia tersebut telah berbicara dengan Arkady Volozh, seorang kepala perusahaan internet Yandex saat Putin sedang melakukan tur di markas Moskow perusahaan tersebut. Volozh sendiri saat itu sedang membahas potensi AI dan berhasil membuat Putih terkejut dengan pertanyaan kapan teknologi akan ‘memakan’ manusia.

Menurut stasiun televisi RT yang didanai oleh pemerintah, pertanyaan tersebut juga membingungkan Volozh dan menjawab bahwa ia harap hal semacam itu tidak akan pernah terjadi. Setelah jeda, ia kemudian menjelaskan bahwa mesin lain 'lebih baik dari manusia' di bidang tertentu.

Pada awal September, Putin juga mengatakan bahwa AI masa depan, tidak hanya untuk Rusia, tetapi juga untuk seluruh umat manusia. Namun, ia juga mengatakan bahwa di samping keuntungan tersebut, terdapat ancaman yang sulit diprediksi.

“Barangsiapa menjadi pemimpin di bidang ini akan menjadi penguasa dunia,” tambah Putin. Presiden juga berjanji untuk membagikan 'pengetahuan' apa pun yang diperoleh Rusia di lapangan untuk menghindari konflik mengenai teknologi tersebut.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini