Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Elon Musk Rumahkan Ratusan Karyawan Tesla, Ada Apa?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 26 207 1802679 elon-musk-rumahkan-ratusan-karyawan-tesla-ada-apa-qOWYmaHgDL.jpg (Foto: Tesla)

JAKARTA - Elon Musk mengurangi jumlah karyawan Tesla dengan melakukan pemutusan hubungan kerja di divisi tenaga surya. Pihak Tesla mengatakan hal ini merupakan bagian dari proses peninjauan kinerja yang biasa.

Meski demikian, sebanyak enam karyawan yang tak mau disebut namanya mengatakan, mereka dibutakan oleh pemecatan tersebut. Menurut mereka setelah Tesla mengakuisi SolarCity yang kini menjadi anak divisinya, tak ada proses peninjauan kepada karyawan.

Bulan lalu, Tesla mengumumkan akan merumahkan sebanyak 205 karyawan SolarCity di kantor Roseville, California pada akhir Oktober. Menurut laporan CNBC, pemecatan juga meliputi karyawan di kawasan lainnya seperti di Nevada, Arizona, Utah, dan lainnya.

Baca juga: Bos General Motors Sebut Mobil Listrik Bikinan Elon Musk Omong Kosong, Ada Apa?

Total perkiraan karyawan yang dipecat, berdasarkan laporan CNBC berjumlah 1.200 orang. Sementara itu laporan berbeda datang dari Mercury News yang mengatakan ada 400 hingga 700 orang karyawan Tesla yang dipecat.

Mengutip halaman The Verge, Kamis (26/10/2017), SolarCity adalah perusahaan yang didirikan oleh sepupu Elon Musk, Lyndon dan Peter Rive pada 2006. Tesla mengakuisisi perusahaan ini pada akhir 2016 senilai USD2,6 miliar.

Tesla mengatakan kantor SolarCity di Roseville masih akan menampung lebih dari 50 karyawan. Sayangnya, pihak perusahaan tak memberikan data jumlah karyawan yang dirumahkan.

Baca juga: Salut! Demi Pulihkan Puerto Rico, Elon Musk Tunda Peluncuran Truk Listrik

"Seperti halnya perusahaan manapun, terutama yang memiliki lebih dari 33.000 karyawan, ulasan kinerja juga kadang-kadang mengakibatkan kepergian karyawan," ungkap seorang juru bicara Tesla. "Tesla terus tumbuh dan mempekerjakan karyawan baru di seluruh dunia." imbuhnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini