Catat! Registrasi Kartu Prabayar Tidak Perlu Nama Ibu Kandung

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017, 15:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 31 54 1805790 catat-registrasi-kartu-prabayar-tidak-perlu-nama-ibu-kandung-Wy1pZG6Xao.jpg Ilustrasi kartu prabayar (Foto: Sicap)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memang memberlakukan aturan baru untuk registrasi kartu prabayar. Namun pihaknya mengonfirmasi bahwa dalam melakukan registrasi pengguna prabayar tak perlu mencantumkan nama ibu kandung, cukup NIK dan nomor KK saja.

Hal ini ditegaskan oleh Rony Mamur Bishry, Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang berada di bawah naungan Kominfo. Menurut Rony, awalnya nama ibu kandung memang ditujukan agar memudahkan proses registrasi.

Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK), diakui Rony, kerap terlupakan oleh masyarakat. Oleh karena itu sebagai alternatifnya Kominfo mempersiapkan nama ibu kandung. Namun ternyata hal ini dianggap sebagai infromasi yang sensitif. Maka, nama ibu kandung pun dihapus dari proses registrasi.

"Masyarakat yang anggap itu sensitif. Kita hanya mau mempermudah, artinya kalau nanti jadi boomerang kan kasihan. Nama ibu kandung itu istilahnya super number dan pakai oleh perbankan juga. Kita ingin melindungi masyarkat supaya tidak tejadi hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya kita hanya pakai NIK dan KK," jelasnya, saat ditemui Okezone di Jakarta, Jumat 27 Oktober 2017.

Dengan demikian masyarakat yang akan melakukan registrasi harus mengetahui Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga-nya (KK). Berkaitan dengan hal ini, Rony meminta agar pengguna kartu prabayar bisa melakukan pemeriksaan dokumen telebih dahulu kemudian menyimpannya.

"Ini kan hanya satu kali, dibawa saja fotokopian KTP dan KK-nya. Hanya meminta dalam waktu beberapa bulan saja dan dibawa satu kali saja, atau dibuka (diperiksa) saja di rumah, kan ada semua datanya," lanjut Rony.

Selain itu ia juga menyarankan agar pelanggan prabayar melakukan registrasi sendiri dengan mengirimkan SMS ke nomor 4444. Dengan cara ini kerahasiaan NIK dan nomor KK dapat lebih terjamin, meski meminta tolong ke gerai operator pun tak menjadi masalah. 

Sebelumnya Kominfo telah mengeluarkan siaran pers yang mengumumkan bahwa informasi nama ibu kandung dalam registrasi kartu prabayar tidak diperlukan yang berbunyi sebagai berikut.

"Bersama ini disampaikan bahwa dengan mempertimbangkan perlindungan terhadap informasi yang bersifat pribadi dan dalam rangka memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat maka :

1. Registrasi pelanggan jasa telekomunikasi tidak memerlukan data nama ibu kandung.

2. Di dalam proses registrasi, pelanggan dan/atau calon pelanggan Prabayar hanya perlu mengirimkan SMS ke 4444 dengan format tertentu yang berisi data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga yang sah.

3. Agar masyarakat melakukan registrasi sendiri atau melalui gerai resmi operator.

4. Dengan registrasi ini akan meningkatkan perlindungan data pribadi, sebagaimana telah diatur dalam peraturan terkait.

5. Pelanggan jasa telekomunikasi dapat menghubungi call center masing-masing operator apabila dibutuhkan keterangan."

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini