nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada! Beredar Oknum Penebar Hoax Terkait Registrasi SIM Card

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 16:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 31 54 1805834 waspada-beredar-oknum-penebar-hoax-terkait-registrasi-sim-card-q0dJ41Ma8q.jpeg (Foto: Ubergizmo)

JAKARTA – Regitrasi SIM card sesuai dengan kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai berlaku hari ini, Selasa (30/10/2017). Setiap pelanggan prabayar operator seluler baik lama ataupun baru diwajibkan untuk melakukan registrasi dengan menggunakan data yang valid.

Pelanggan diwajibkan mencantumkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang valid dalam melakukan registrasi. Demi membantu mensosialisasikan proses registrasi, seluruh operator seluler Tanah Air mencantumkan informasi terkait registrasi melalui website resminya.

Tak hanya itu, operator seluler juga memberikan fasilitas registrasi SIM card secara online melaui situs resmi perusahaan. Sayangnya, oknum tak bertanggungjawab menyesatkan masyarakat dengan menyebarkan pesan bahwa link-link resmi operator seluler yang merujuk langsung ke laman registrasi online, merupakan phising yang dilancarkan oleh hacker.

Dalam pesannya, oknum yang tak diketahui itu juga meminta pengguna untuk tidak mengklik link-link yang disertakan.

“Tolong kalo dpt shared wa seperti ini harap jangan di klik, apabila terlanjur klik jangan isi apapun

ini ulah hacker yg akan mencuri data2 bapak/ibu sekalian

ini di namakan teknik phising

Trims,” tulis oknum anonim itu dalam pesan yang tersebar di WhatsApp.

Padahal link-link yang tercantum dalam pesan itu adalah link yang merujuk ke website resmi operator seluler. Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Noor Iza menyatakan bahwa informasi yang disebarkan oknum itu tidak benar.

“Ada (informasi) viral yang katakan jangan akses web tersebut.. Kami luruskan yang membuat (pesan) nggak benar. Isi beritanya itu (yang palsu) bukan situsnya,” terang Noor Iza.

Informasi palsu ini menyesatkan dan secara langsung akan menghalangi masyarakat yang berniat untuk melakukan registrasi secara online. Padahal layanan itu difasilitasi operator seluler demi kemudahan melakukan registrasi SIM card secara online bagi pelanggan.

Sebagaimana diketahui aturan registrasi SIM card diwajibkan Kominfo demi menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan. Aturan yang tercantum dalam Peraturan Menteri (PM) No. 14 Tahun 2017 itu juga dinilai akan meminimalisir penyalahgunaan layanan operator seluler.

Dalam praktik registrasi SIM card, Kominfo menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Data yang dikirimkan pelanggan dalam proses registrasi, selanjutnya akan divalidasi dengan data yang ada di database Dukcapil. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini