Kominfo: Registrasi SIM Card Akan Lindungi Pelanggan Operator Seluler

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 01 November 2017, 18:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 01 16 1806624 kominfo-registrasi-sim-card-akan-lindungi-pelanggan-operator-seluler-OnDxxsery2.jpg Foto: Kominfo

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah merilis aturan baru terkait registrasi SIM card pada 11 Oktober lalu. Aturan ini sendiri mulai berlaku pada 31 Oktober 2017, dimana pelanggan jasa telekomunikasi diwajibkan untuk melakukan registrasi dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Aturan yang tercantum dalam Peraturan Menteri (PM) No. 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas PM No 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi ini sendiri bertujuan untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada pelanggan jasa telekomunikasi di Indonesia.

“Tujuan registrasi SIM card ini untuk melindungi pengguna jasa telekomunikasi secara keseluruhan. Kita memberikan kenyamanan kepada pelanggan tentunya dengan identitas yang jelas,” kata Plt Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza, kepada Okezone di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Data yang tervalidasi dari para pelanggan operator seluler secara langsung akan memudahkan pihak terkait melakukan penanganan saat terjadi penyalahgunaaan layanan. Selain itu, aturan regitrasi juga turut meminimalisir dampak negatif dari penyalahgunaan layanan operator seluler.

Kebijakan Kominfo ini dalam praktiknya menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Data yang dikirimkan pelanggan dalam proses registrasi, selanjutnya akan divalidasi dengan data yang ada di database Dukcapil.

Tak hanya bagi pelanggan baru, pelanggan eksisting atau pelanggan lama pun diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang. Senada dengan pelanggan baru, pelanggan lama diwajibkan untuk melakukan registrasi dengan menggunakan NIK dan KK.

Proses registrasi sendiri bisa dilakukan secara mandiri oleh pelanggan dengan mengirimkan pesan ke nomor 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Perlu diingat bahwa NIK dan nomor KK harus sesuai dengan data asli demi mempermudah proses validasi.

Sementara untuk pelanggan lama dapat melakukan registrasi dengan mengirimkan pesan ke nomor 4444 dengan format ULANG#NIK#NoKK#. Penting juga untuk dicatat bahwa tidak semua operator seluler menerapkan format yang sama untuk melakukan proses registrasi, sehingga pelanggan diharapkan untuk memperhatikan SMS broadcast yang dikirimkan operator seluler selama proses sosialisasi berlangsung.

Setelah mengirimkan pesan tersebut, pelanggan akan menerima pesan balasan terkait validasi data. Jika data yang dikirimkan belum tervalidasi, maka pelanggan bisa melakukan pengecekan ulang data yang telah dikirimkan sebelumnya dan melakukan proses registrasi kembali.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini