Beredar Hoax soal Registrasi Kartu Prabayar, Ini Kata Kominfo

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Rabu 01 November 2017 18:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 01 54 1806640 beredar-hoax-soal-registrasi-kartu-prabayar-ini-kata-kominfo-tomm7b26y4.jpg (Foto: Blogs.reuters)

JAKARTA - Berita bohong atau hoax soal registrasi kartu prabayar beredar melalui aplikasi pesan instan belakangan ini. Berdasarkan pesan berantai yang dikirimkan, mereka tak perlu melakukan registrasi hingga adanya kabar soal penyalahgunaan data pelanggan.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) memberikan klarifikasi.

Dikatakan oleh Direktur Jenderal PPI, Ahmad Ramli, bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia meminta masyarakat untuk mengikuti kebijakan yang berlaku dengan meregistrasikan nomor selulernya sebagaimana yang ada dalam tiap operator.

"Kami meminta masyarakat ikuti yang sudah registrasi dan tidak perlu ada kekhawatiran untuk tidak registrasi. Kedua, aturan ini untuk memberikan kepastian kenyamanan dan keamanan untuk masyarakat, tidak ada maksud lain," kata Ramli, Rabu (1/11/2017).

Baca juga: Ingat! 31 Oktober Pengguna Kartu Prabayar Wajib Registrasi Pakai NIK dan Nomor KK

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa operator menjamin keamanan data pelanggannya karena telah tersertifikasi ISO 27001. Ia juga menegaskan kembali bahwa aturan registrasi ini akan berakhir pada 28 Februari 2018, bukan 31 Oktober 2017 seperti pada pesan hoax yang beredar.

"Operator dan gerai menjamin perlindungan data pelanggan dan hoax soal penyalahgunaan itu tidak benar. Soalnya berdasarkan ISO 27001 disebutkan bahwa operator akan menjamin data pelanggan," tegasnya.

Sementara itu ditegaskan kembali oleh Asosiasi Peyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI) sebagai perwakilan operator, bahwa pihaknya mendukung program registrasi prabayar.

ATSI mengatakan bahwa program ini tak hanya baik untuk operator namun juga untuk masyarakat secara keseluruhan agar data mereka valid dan dapat meningkatkan pelayanan telekomunikasi.

Baca juga: Ini Cara Registrasi Kartu Prabayar Terbaru dari Masing-Masing Operator

"Kami menunjukkan komitmen kita bahwa ini program nasional yang manfaatnya bukan untuk operator tapi juga untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat," kata Ketua Umum ATSI, Merza Fachys.

"Program ini tidak hanya untuk kebutuhan yang aneh-aneh tapi untuk data pelanggan yang valid dan layanan seluler yang lebih baik," imbuhnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini