nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Galakkan Registrasi Sim Card, Menkominfo Gowes di Acara Siberkreasi

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 05 November 2017 11:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 05 54 1808685 galakkan-registrasi-sim-card-menkominfo-gowes-di-acara-siberkreasi-ZeXxRtKk6D.jpg (Foto: Siberkreasi/Twitter)

JAKARTA - Siberkreasi Netizen Fair kembali hadir akhir pekan ini. Khususnya pada hari ini atau 5 November 2017, acara Siberkreasi yang digelar di area Car Free Day Dukuh Atas, Jakarta ini dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

"Mama minta pulsa, dedek minta pulsa, itu cem-ceman minta pulsa namanya. Nah, dengan registrasi kartu prabayar, penipuan, tawaran-tawaran tidak baik, yang sifatnya negatif, itu bisa diturunkan serendah mungkin," kata Rudiantara.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan registrasi kartu prabayar ini bisa membantu penegak hukum agar lebih mudah menelusuri tindakan-tindakah kejahatan melalui pesan tersebut. "Jadi, saya titip kepada netizen, segera lakukan registrasi prabayar, karena kalau tidak sampai dengan 28 Februari 2018, itu akan dilakukan pemblokiran secara bertahap," tegas Rudiantara.

Pada Jumat atau 3 November, Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Noor Iza mengabarkan adanya jumlah registrasi kartu prabayar. "Berikut info, posisi 14.13 WIB jumlah nomor prabayar seluler teregistrasi 36.170.131 nomor," tulis Noor Iza.

Seperti diketahui, pelanggan kartu prabayar diwajibkan untuk melakukan registrasi mulai 31 Oktober 2017. Kebijakan ini tertuang dalam aturan baru di PM Kominfo Nomor 14 Tahun 2017.

Dalam aturan tersebut baik pelanggan prabayar baru maupun yang telah melakukan registrasi, diminta untuk melakukan registrasi dengan menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Pada acara Siberkreasi hari ini, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis menyerukan agar netizen mampu menghantam hoaks melalui penggunaan media sosial yang bijak.

"Jangan pernah melakukan share (informasi) yang belum paham. Hantam hoax," seru Andre dalam orasinya didepan netizen Siberkreasi.

Selain itu, ia mengingatkan agar netizen yang didominasi oleh generasi milenial menerapkan prinsip "saring sebelum sharing." Artinya, informasi yang beredar harus terlebih dahulu dipastikan kebenarannya. Bila informasi tersebut benar dan bersifat positif, maka netizen diperbolehkan membagikan informasi itu ke netizen lainnya.

"Saring (informasi) sebelum sharing. Hati-hati ya. Ayo jangan jadi generasi copy paste. Semoga bisa jadi generasi yang lebih baik," pungkas dia.

Siberkreasi merupakan gerakan nasional literasi digital yang merupakan kolaborasi lebih dari 52 lembaga, swasta, komunitas, pegiat literasi digital dan didukung oleh pemerintah.

Gerakan ini merupakan bagian dari komitmen bersama berbagai pihak untuk meningkatkan literasi digital di masyarakat lewat ajakan untuk berbagi kreativitas lewat konten positif dan memanfaatkan internet secara bijak dan bertanggung jawab.

Dalam acara ini turut hadir Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, serta sejumlah artis nasional dan band lainnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini