nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantap! Menkominfo Sebut 40 Juta Orang Sudah Registrasi Ulang Kartu Prabayar

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 05 November 2017 13:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 05 54 1808716 mantap-menkominfo-sebut-40-juta-orang-sudah-registrasi-ulang-kartu-prabayar-wMjwLhTgIx.jpg (Foto: Kominfo/Twitter)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menghadiri acara Siberkreasi di area Car Free Day Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2017).

Dalam kesempatan itu Rudiantara berharap kegiatan Siberkreasi dapat menjadi momentum untuk meng-counter berita bohong alias hoaks yang saat ini marak tersebar di media sosial.

"Kami menginginkan ini bukan programnya pemerintah saja, tapi betul-betul jadi satu gerakan bersama untuk meng-address isu konten negatif, isu hoax, isu berita palsu," katanya usai berorasi di acara Siberkreasi.

Baca juga: Galakkan Registrasi Sim Card, Menkominfo Gowes di Acara Siberkreasi

Siberkreasi merupakan gerakan nasional literasi digital yang merupakan kolaborasi lebih dari 52 lembaga, swasta, komunitas, pegiat literasi digital dan didukung oleh pemerintah.

Gerakan ini merupakan bagian dari komitmen bersama berbagai pihak untuk meningkatkan literasi digital di masyarakat lewat ajakan untuk berbagi kreativitas lewat konten positif dan memanfaatkan internet secara bijak dan bertanggungjawab.

Rudiantara menuturkan, inisiator Siberkreasi merupakan anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas masyarakat. Selain itu, ada juga organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) '56 serta unsur kementerian/lembaga dan perguruan tinggi yang terlibat di dalamnya.

Baca juga: Ini Cara Registrasi Kartu Prabayar Terbaru dari Masing-Masing Operator

Dia menambahkan, peluncuran Siberkreasi sebetulnya telah dilakukan pada 28 Oktober 2017 bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda. Pada waktu itu ribuan anak muda ikut membanjiri peluncuran gerakan nasional literasi digital tersebut.

Namun, pada penyelenggaraan Siberkreasi hari ini, pemerintah ikut di dalamnya sekaligus ingin menyosialisasikan pentingnya registrasi kartu prabayar. Terkait hal itu, Rudiantara mengatakan bahwa registrasi kartu merupakan hal yang mudah. Menurut dia, registrasi kartu ini semata-mata demi kenyamanan pengguna telekomunikasi.

"Saat ini juga ada momentum registrasi kartu prabayar, jadi ini sekalian. Siberkreasi, juga sekaligus menyosialisasikan tentang registrasi kartu prabayar. Tidak sampai satu menit, tapi kenyamanan selama jadi pelanggan," jelas Rudiantara.

Dia meminta pengguna telepon seluler meregistrasikan SIM card atau kartu seluler dengan mencantumkan Nomor Induk Keluarga (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK). Kesemua itu dilakukan demi kenyamanan pengguna dari tawaran negatif yang kerap muncul melalui layanan pesan singkat atau SMS yang selama ini acapkali mengganggu masyarakat.

"Cara (registrasinya) mudah. Hanya gunakan NIK. Kedua, nomor Kartu Keluarga (KK). semua rumah tangga itu punya KK. Mengapa harus dilakukan? agar kita nyaman karena banyak yang menerima SMS. Tawaran untuk kredit, padahal saya punya uang, tapi dikirim. Banyak SMS yang minta pulsa. Mama minta pulsa (penipuan)," jelas dia.

"Dengan nanti di registrasi penipuan atau tawaran negatif bisa diturunkan serendah mugkin dan penegakkan hukumnya juga mudah," sambung Rudiantara.

 

40 Juta Warga Sudah Registrasi Ulang

Rudiantara mengungkapkan, hingga kini sudah ada 40 juta pengguna telepon seluler yang telah melakukan registrasi ulang kartu prabayarnya. Hal ini, kata dia, merupakan progres yang berjalan baik.

"Tapi kalau kita lihat sampai hari ini mungkin sudah 40-an juta (yang registrasi), jadi sudah bagus dan kami yakin bahwa ini akan bertambah baik," ungkapnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini