Ketahui Jumlah Pengguna yang Telah Registrasi Sim Card, Nih Caranya!

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 05 November 2017, 17:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 05 54 1808724 ketahui-jumlah-pengguna-yang-telah-registrasi-sim-card-nih-caranya-LOk8elXJ4p.jpg (Foto: Blogs.thomsonreuters)

JAKARTA - Jumlah yang melakukan registrasi Sim Card terus bertambah setiap harinya. Terkini, jumlah pengguna yang telah melakukan registrasi Sim Card sudah mencapai lebih dari 40 juta orang.

Angka ini menunjukkan grafik yang terus meningkat sejak sosialisasi 25 Oktober 2017. Peningkatan paling signifikan tampaknya terjadi pada 30 Oktober 2017 menuju 31 Oktober 2017.

"Untuk melihat update angka jumlah nomor SIM prabayar yang telah teregistrasi dapat dilihat di kominfo.go.id, scroll ke paling bawah ada grafik yang selalu di-update," kata Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Noor Iza kepada Okezone, Minggu (5/11/2017).

Pada hari ini, sosialisasi registrasi SIM Card atau kartu prabayar terus digencarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Menkominfo bahkan turun langsung pada event Siberkreasi di area Car Free Day Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Rudiantara mengungkapkan, hingga kini sudah ada 40 juta pengguna telepon seluler yang telah melakukan registrasi ulang kartu prabayarnya. Hal ini, kata dia, merupakan progres yang berjalan baik.

"Tapi kalau kita lihat sampai hari ini mungkin sudah 40-an juta (yang registrasi), jadi sudah bagus dan kami yakin bahwa ini akan bertambah baik," ungkapnya.

Pria yang akrab di sapa Chief RA itu juga mengatakan registrasi kartu prabayar bisa menurunkan tindakan kejahatan atau penipuan dari SMS yang masuk ke ponsel pengguna. "Mama minta pulsa, dedek minta pulsa, itu cem-ceman minta pulsa namanya. Nah, dengan registrasi kartu prabayar, penipuan, tawaran-tawaran tidak baik, yang sifatnya negatif, itu bisa diturunkan serendah mungkin," kata Rudiantara.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan registrasi kartu prabayar ini bisa membantu penegak hukum agar lebih mudah menelusuri tindakan-tindakah kejahatan melalui pesan tersebut. "Jadi, saya titip kepada netizen, segera lakukan registrasi prabayar, karena kalau tidak sampai dengan 28 Februari 2018, itu akan dilakukan pemblokiran secara bertahap," tegas Rudiantara.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini