Usai Blokir Gif Pornografi di WhatsApp, Kominfo Diminta Laporkan Penyedia Konten ke Polisi

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 07 November 2017, 12:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 07 207 1809776 usai-blokir-gif-pornografi-di-whatsapp-kominfo-diminta-laporkan-polisi-penyedia-konten-X5aP9N505Z.jpg Ilustrasi WhatsApp (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengapresiasi langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang bergerak cepat dan proaktif terhadap beredarnya konten pornografi berbeda gambar bergerak (gif) yang terdapat di aplikasi WhatsApp.

"Saya dengar Kemenkominfo sudah berkomunikasi dengan perusahaan WhatsApp dan disampaikan bahwa konten tersebut dibuat oleh pihak ketiga yang namanya Tenor.com dan Kemenkominfo sudah melakukan langkah pemblokiran," kata Jazuli melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/11/2017).

Selanjutnya, Jazuli mendesak aparat keamanan agar memproses hukum pihak-pihak yang membuat atau menyebarkan konten pornografi tersebut. Dengan tujuan untuk memberikan efek jera terhadap perusahaan yang tidak patuh dengan aturan main dan hukum di Indonesia.

Anggota Komisi I itu menegaskan, Undang-Undang (UU) Indonesia sudah jelas dan tegas melarang konten pornografi. Bahkan aturan itu sudah tertuang dalam UU Anti-Pornografi, UU ITE, ada juga larangan tegas dalam KUHP.

Jazuli khawatir, apabila pemerintah Indonesia tidak tegas akan ada konten pornografi lainnya yang muncul dikemudian hari sehingga merusak karakter generasi muda sebagai penerus bangsa.

"Jadi kita tidak bisa mentolelir segala bentuk konten yang bermuatan pornografi. Kemenkominfo harus sigap memblokir setiap konten porno dan meminta penyedia jasa aplikasi untuk menyediakan filter. Demikian halnya aparat Kepolisian harus memproses hukum pembuat dan penyebarnya," pungkasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini