Akhirnya! 100.000 Warga Puerto Rico Terhubung ke Internet Berkat Google Loon

Lely Maulida, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 10 207 1812027 akhirnya-100-000-warga-puerto-rico-terhubung-ke-internet-berkat-google-loon-srH7fbhJsP.jpg (Foto: Trusted Reviews)

JAKARTA – Google Loon atau proyek Loon yang kembangkan oleh Google untuk menyebarkan jaringan internet di wilayah darurat telah membantu menghubungkan orang-orang di Puerto Rico. Sebagaimana diketahui Google telah bermitra dengan AT & T dan T-Mobile untuk membawa konektivitas LTE ke Puerto Rico yang dilanda bencana badai Maria.

Kini Google mengatakan bahwa proyek Loon-nya telah menyebarkan internet ke 100.000 penduduk di pulau itu. Sementara itu, sebagian besar Puerto Rico masih berjuang untuk memulihkan dampak badai Maria dimana 44% site masih belum bisa beroperasi untuk menyediakan jaringan internet.

Google Loon dikerahkan pada akhir Oktober lalu demi menyebarkan jaringan internet dan membantu penduduk Puerto Rico kembali online sesegera mungkin.

“Pada saat krisis, bisa berkomunikasi dengan orang yang dicintai, layanan darurat dan informasi penting merupakan sebuah kunci. Kami berharap konektivitas yang ditawarkan Proyek Loon selama beberapa minggu terakhir dapat sangat membantu,” kata Alastair Westgarth, pimpinan Google Loon dalam sebuah pernyataan.

Meski hanya mencakup 100.000 penduduk, jumlah itu cukup mengesankan. Puerto Rico sendiri merupakan sebuah pulau yang memiliki penduduk sejumlah 3,5 juta orang.

Sebuah peta yang dirilis oleh Federal Communications Commission (FCC) menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah kepulauan itu masih memiliki 20%-60% tower belum beroperasi. Hanya empat kabupaten yang melaporkan 1%-20% tower seluler yang tidak dapat beroperasi, sementara empat kabupaten lainnya mendapati lebih dari 80% tower yang tak beroperasi.

Terbatasnya jaringan karena masalah tersebut membuat Google Loon amat membantu pemerintah Puerto Rico dalam memfasilitasi penduduknya. Meski begitu pemerintah masih memiliki banyak PR infrastruktur demi mengembalikan seluruh penduduk kepulauannya secara online dan tehubung ke seluruh dunia. Demikian seperti dilansir The Verge, Jumat (10/11/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini