Cegah Konten Pornografi, KPAI: Kami Berharap Ada Perwakilan WhatsApp di Indonesia

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 207 1813663 cegah-konten-pornografi-kpai-kami-berharap-ada-perwakilan-whatsapp-di-indonesia-bFz0gWrshg.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Belum lama ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan adanya konten bermuatan pornografi di WhatsApp. Tak lama setelah temuan itu, masyarakat berbondong-bondong memberikan laporan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KPAI sendiri telah melakukan pertemuan dengan pihak Facebook, perusahaan yang menaungi WhatsApp, yang berada di Indonesia. Selain meminta klarifikasi terkait konten pornografi itu, KPAI juga meminta agar WhatsApp memiliki perwakilan di Indonesia.

Untuk diketahui, sejauh ini hanya Facebook yang memiliki perwakilan di Indonesia. Sementara unit bisnis lainnya seperti WhatsApp dan Instagram belum memiliki perwakilan khusus.

Baca juga: Hati-Hati! Ada Gif Pornografi dan LGBT di WhatsApp

“Kami berharap ada perwakilan WhatsApp di Indonesia, karena penting untuk kepentingan publik dan goverment relation di Indonesia,” kata Susanto, Ketua Komisioner KPAI kepada Okezone, Selasa (14/11/2017).

Diakui Susanto, semangat untuk mendiskusikan perlindungan konten dari pornografi dan konten negatif lainnya telah muncul jauh sebelum GIF pornografi ditemukan di WhatsApp. Hal ini turut menjadi latar belakang KPAI meminta WhatsApp memiliki perwakilan di Indonesia.

Menurutnya, hadirnya WhatsApp di Indonesia akan memudahkan publik menyampaikan aspirasi dan keluhan jika ditemukan konten yang tidak layak. Selain itu, perusahaan juga akan lebih mudah dalam mempertanggungjawabkan kerentanan dalam platform-nya, tanpa dibatasi oleh jarak.

Baca juga: Nih! Cara Menggunakan Fitur WhatsApp Berbagi Lokasi Real Time

Facebook sendiri menyambut baik beberapa masukan dari KPAI terkait perlindungan anak dari konten negatif serta hadirnya perwakilan WhatsApp di Indonesia.

“Kami sampaikan bahwa Indonesia memiliki undang-undang yang mengikat ke korporasi, maka untuk korporasi harusnya memiliki komitmen yang sama bagaimana menjaga anak-anak dari kerentanan pornografi. Alhamdulillah, WhatsApp menyambut baik masukan kami,” terang Susanto.

Meski tak memberikan tenggat waktu secara rinci, KPAI yakin Facebook akan segera menghadirkan perwakilan WhatsApp di Indonesia dalam waktu dekat.

“Melihat hasil pertemuan cukup baik, responsnya baik, sehingga saya berharap dalam waktu dekat,” ujarnya. (lnm).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini