Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo: Kembangkan Infrastruktur dan Produk Digital Nasional

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 00:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 15 207 1814184 chairman-mnc-group-hary-tanoesoedibjo-kembangkan-infrastruktur-dan-produk-digital-nasional-GnV8irAbA6.jpg (Foto: MNC)

JAKARTA - Infrastruktur digital harus dikembangkan ke seluruh pelosok nusantara.

“Digital network harus dibangun secara nasional. Infrastruktur digital sangat penting agar daerah-daerah bisa berkembang, dan lebih efisien,” kata Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat memberikan arahan di Workshop MNC Innovation Center & Group IT di iNews Center, Jakarta, Selasa (14/11).

Baca juga: Hary Tanoe: Kita Harus Bangun Digital Product Sendiri, Bukan Asing

Pengembangan infrastruktur internet akan mempercepat aliran informasi, selain itu berbagai aktivitas pekerjaaan bahkan untuk keperluan pendidikan pun bisa jauh lebih cepat, lebih efisien.

Di sisi lain, aplikasi Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negaranya sendiri, tidak hanya menjadi penonton dari berbagai aplikasi asing. “Kita harus bangun digital kita sendiri, bukan asing,” tegasnya.

Baca juga: Hary Tanoe: Sukses Tidak Bergantung dari Usia dan Berapa Lama Orang Bekerja

Kepada para peserta workshop tersebut HT menegaskan tugas dari Innovation Center yang dibentuknya, yaitu men-support segala kebutuhan digital berbagai lini usaha di MNC. Membuat produk digital baik untuk properti berbasis digital, produk perbankan, dan produk media.

“Inovation Center dibentuk agar kita bisa merealisasikan keikutsertaan di dunia digital, untuk group dan membantu negara kita,” tegasnya

Dia berpesan, tidak ada kata tidak bisa. “Selama masih dalam kapasitas manusia, kita bisa lakukan asal ada kemauan,” ungkapnya.

Baca juga: Hary Tanoe: Siapa yang Tidak Percaya dengan Digital, Pasti Ketinggalan

Keberhasilan tidak bergantung dari usia, berapa lama bekerja, berapa banyak pengalaman, tetapi kualitas. “Zaman dulu senioritas dikaitkan dengan berapa lama bekerja, itu tidak valid lagi. Sekarang, senioritas ditentukan kualitas,” tegasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini