Toshiba Terancam Didepak dari Bursa Efek Tokyo, Kenapa?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Senin 20 November 2017 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 20 207 1817098 toshiba-terancam-didepak-dari-bursa-efek-tokyo-kenapa-IER72lfOpB.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Toshiba terancam didepak dari Bursa Efek Tokyo karena memiliki pertumbuhan negatif selama dua tahun berturut-turut. Agar hal itu tak terjadi, perusahaan raksasa elektronik itu menambah modal senilai 600 miliar yen agar bisa melantai bursa.

Toshiba berencana untuk menambahkan modal yang dikumpulkan dari 60 investor luar negeri termasuk King Street Capital Management New York dan Effissimo Capital Management yang berbasis di Singapura.

Setiap lembar saham yang diwatarkan kepada pemodal bernilai USD262,80 yen atau sekira 10% di bawah harga penutupan harga saham pada Jumat. Kesepakatan itu bakal menaikkan saham Effissimo dari 10% menjadi hampir 11%.

Baca juga: Toshiba Bakal Jual Bisnis PC ke Asus, Benarkah?

Mengutip halaman Nikkei Asian Review, Senin (20/11/2017), nilai perusahaan Toshiba diperkirakan mencapai minus 750 miliar yen di akhir tahun fiskal Maret 2018 mendatang.

Selain menggunakan modal untuk beban bisnisnya, Toshiba juga bakal menggunakan dana itu untuk mengurangi hambatan pajak. Insentif pajak diperkirakan dapat menaikkan laba bersih perusahaan sekira 240 miliar yen dan membawa Toshiba dalam zona aman.

Toshiba diketahui menjual unit bisnisnya ke Bain Capital, sebuah konsorsium yang berangggotakan Apple. Penjualan salah satu bisnis usahanya diperkirakan bakal menambah pundi-pundi uang ke Toshiba sebesar 1,1 triliun yen.

Baca juga: Akhirnya! Toshiba Jual Bisnis Chip ke Bain Capital dan Apple

Toshiba dikabarkan telah menandatangani sebuah perjanjian Pengea – sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Bain, untuk menjalankan bisnis chip namun tetap membiarkannya dijalankan sebagai anak perusahaan Toshiba.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini