Wow! Penampakan Meteor Leonid Terlihat hingga Awal Desember

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Selasa 21 November 2017 00:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 20 56 1817193 wow-penampakan-meteor-leonid-terlihat-hingga-awal-desember-I3BXCwLMXh.jpg (Foto: Ali Jarekji/Reuters)

JAKARTA - Meteor Leonid telah aktif menghiasi langit Bumi sejak 2 minggu yang lalu, dan pada 17 November puing-puing kosmik ini menunjukkan puncaknya. Meteor Leonid mulai beraksi pada awal bulan ini dan akan memberikan fenomena elok di langit selama beberapa hari berikutnya hingga awal Desember.

Pertunjukan mengesankan ini telah menghiasi langit malam. Hujan meteor Leonid terjadi saat melintasi puing-puing komet Temple/Tuttle, yang mengorbit Matahari setiap 33 tahun.

Baca juga: Wow! Hujan Meteor Leonid Diperkirakan Muncul 17 November

Setiap tahun, Bumi melewati puing-puing kosmik yang tertinggal di belakang komet Tempe-Tuttle, memunculkan fenomena langit yang menakjubkan. Meteor Leonid adalah salah satu yang paling cepat melintasi langit.

Meteor ini disebut Leonid karena kemunculannya dari rasi Leo. Meteor ini bisa terlihat paling baik pada jam larut malam hingga fajar. Saat meteor memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi, mereka akan terbakar di langit dan menciptakan fenomena melintasnya cahaya yang spektakuler.

Baca juga: Saksikan! Puncak Fenomena Hujan Meteor Leonid Akhir Pekan Ini

Dilansir dari Business Insider, Meteor Leonid terkenal karena ia menghasilkan badai meteor mencapai 1.000 hingga lebih meteor per jam. Menurut Deborah Byrd, seorang jurnalis sains, di EarthSky.org, Leonid menghasilkan maksimal 15 meteor per jam.

“Badai meteor besar pertama di zaman modern terjadi hampir 200 tahun yang lalu. Itu merupakan hujan meteor Leonid pada November 1833,” tutur Byrd. Walaupun pertunjukan meteor Leonid tahun ini tidak terlalu dramatis, hujan meteor ini lebih cepat dan sangat cerah.

Baca juga: Menakjubkan! Hujan Meteor Bisa Disaksikan dengan Mata Telanjang

Space.com melaporkan bahwa meteor Leonid berikutnya diperkirakan akan terjadi pada tahun 2030-an, tetapi hal tersebut belum bisa dipastikan karena Jupiter dapat membelokkan sebagian puing-puing ini dari Bumi.

Jika Anda ingin melihat fenomena ‘bola api’ yang melintasi langit Bumi secara jelas, Anda bisa melihat video berikut, penampakan jatuhnya meteor yang berlokasi di Finlandia.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini