Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saat Kiamat, Ini yang Terjadi pada Bumi Dijelaskan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 21 November 2017 06:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 20 56 1817509 saat-kiamat-ini-yang-terjadi-pada-bumi-dijelaskan-alquran-dan-sains-v2aMJ9axcg.jpg (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Sebelum terjadinya hari kiamat, terdapat tanda-tanda yang bisa diamati oleh mata manusia. Terkait dengan kiamat, ilmuwan pun sudah mengemukakan skema-skema yang terjadi seperti Bumi yang bertabrakan dengan planet lain atau hantaman asteroid.

Apapun skema yang dipaparkan atau diprediksi ilmuwan, yang pasti terdapat kekacauan besar yang dialami oleh Bumi. Salah satunya ialah guncangan yang dahsyat yang terjadi di Bumi.

Baca juga: Subhanallah, Macam-Macam Kiamat Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Dalam buku Tafsir Ilmi “Kiamat dalam perspektif Alquran dan Sains" yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang & Diklat Kementerian Agama RI dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkap mengenai keadaan Bumi pada hari Kiamat.

"Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya," Surah Az-Zalzalah Ayat 1-2.

Baca juga: Allahu Akbar! Waktu Terjadinya Kiamat Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Kata az-Zalzalah (guncangan yang dahsyat) adalah ism masdar (bentuk kata benda) dari zalzala - yuzalzilu - zalzalatan, yang mengguncangkan. Dengan demikian, az-zalzalah berarti guncangan.

Karena penyebutannya dalam Surah az-Zalzalah diikuti oleh maf'ul mutlaq, maka kata ini dimaknai sebagai guncangan hebat yang terjadi di seluruh penjuru Bumi.

Baca juga: Catat Tanda Kiamat yang Dijelaskan Alquran dan Sains

Dalam Alquran, kata ini dengan semua bentuk jadiannya disebut sebanyak 6 kali, dua kali di antaranya disebut dalam Surah az-Zalzalah ayat 1.

Ayat ini menerangkan bahwa peristiwa kiamat diawali dengan guncangan yang dahsyat yang meliputi seluruh Bumi. Fenomena gempa ini berbeda dengan yang selama ini terjadi, hanya bersifat lokal dan tidak menyeluruh ke seantero Bumi.

Peristiwa ini menjadi penanda yang mengingatkan manusia bahwa akhir kehidupan dunia telah datang, yang diikuti kemudian oleh kehidupan akhirat.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini