Spesies Tarantula Biru Eksotis Ditemukan, Nih Fotonya!

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Jum'at 24 November 2017 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 23 56 1819550 spesies-tarantula-biru-eksotis-ditemukan-nih-fotonya-Y4ELa7bDPy.jpg (Foto: Andrew Snyder)

GEORGETOWN - Tarantula yang semula tak dikenal ditemukan di hutan Guyana, Amerika Selatan. Kaki dan tubuhnya yang berkilau dengan warna biru elektrik membuat rupanya eksotis.

Andrew Synder, sang penemu, mengatakan bahwa penemuan tersebut merupakan sesuatu yang penting. Bukan hanya karena makhluk tersebut adalah wujud yang tidak biasa dari famili Theraphosida, tapi mengacu pada pentingnya konservasi invertebrata dan hutan yang ia huni.

Baca juga: Unik! Ini Daftar Hewan dengan Gigi Terbanyak di Dunia, Apa Saja?

Penemuan tarantula ini hanyalah satu dari puluhan tangkapan spesies yang tak dikenal sebelumnya, yang ditemukan saat survei di Taman Nasional Kaieteur dan Sungai Potaro Atas.

Synder menemukan tarantula tersebut secara tidak sengaja. Ia menjelaskan, pada suatu malam sinar lampunya terpantul kembali dengan kilatan kecil berwarna biru kobalt yang mempesona, mencuat dari lubang kecil di sebuah tunggul busuk.

“Awalnya, saya segera menjauhkannya – itu pastinya hanya sebuah kilau mata laba-laba. Namun, ada sesuatu yang berbeda dan saya secara tidak sadar mengetahuinya. Ada sesuatu yang membuat saya ingin kembali,” katanya.

Pantulan biru itu ternyata bukan berasal dari mata, tapi itu muncul dari kaki-kaki tarantula kecil.

Baca juga: Unik! Ini 8 Binatang yang Memiliki Lebih dari 2 Mata

“Saya langsung tahu, makhluk satu ini tidak seperti spesies lain yang pernah saya temui sebelumnya,” ujar Synder.

Pada pengamatan lebih lanjut di tunggul pohon, Synder menemukan beberapa lubang lainnya, yang masing-masing berisi tarantula. Hal tersebut menunjukkan kemungkinan bahwa spesies tersebut komunal atau umum.

Dengan analisis awal dari foto-foto, Synder dapat mengindikasikan makhluk tersebut merupakan subfamili Ischnocolinae, yang beberapa spesiesnya memang komunal.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi spesies dengan akurat dan mempelajari lebih dalam mengenai sifatnya. Namun, untuk sementara, Synder berharap dapat fokus pada pentingnya konservasi invertebrata di Guyana. Demikian dilansir dari Science Alert, Kamis (23/11/2017).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini