Gara-Gara Main Pokemon Go, Dua Nyawa Melayang

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 27 November 2017, 11:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 27 326 1821097 gara-gara-main-pokemon-go-dua-nyawa-melayang-sLzSIRS9Xe.jpg (Foto: The Verge)

JAKARTA – Pokemon Go hadir dengan game yang membawa keseruan dan semangat bagi para penggunanya. Namun dibalik game berteknologi augmented reality itu, rupanya game yang terbilang fenomenal itu pun membawa dampak yang tak terkira bahkan kematian.

Dalam sebuah makalah berjudul “Death by Pokemon Go” menunjukkan sisi gelap dari game besutan Niantic tersebut.

Ekonom Purdue University, Mara Faccio dan John McConnell memilah laporan kecelakaan dari Tippecanoe County, Indiana, dalam 148 hari pertama setelah game Pokemon Go dirilis Juli 2016 lalu. Secara khusus diwilayah itu hasilnya terjadi kecelakaan dan cedera diakibatkan game tersebut serta dua orang meninggal dunia. Total nilai kerugian dari insiden-insiden tersebut mencapai USD5,2 juta hingga USD25,5 juta.

Dilansir The Verge, Senin (27/11/2017), laporan itu menunjukkan selama 148 hari tersebut, tercatat sebanyak 286 kali kecelakaan tambahan yang terjadi dibandingkan dengan total kecelakaan di periode yang sama sebelumnya. Dari jumlah itu, 134 kecelakaan berlokasi di dekat Pokestop atau tempat dimana para gamer mendapatkan item dari Pokemon Go.

Dalam skenario ini, penting utuk menentukan bahwa Pokemon Go menyebabkan kecelakaan itu secara langsung. Pasalnya para gamer lebih banyak beraktifitas di luar rumah atuu di luar ruangan, bahkan dengan fokus tertuju pada smartphone sehingga lebih banyak potensi untuk tertabrak kendaraan.

Mengatasi kemungkinan buruk itu, developer Pokemon Go membuat game-nya sulit untuk dimainkan sambil bergerak serta kecepatan tinggi. Jika seorang gamer berjalan terlalu cepat misalnya, mereka tak akan bisa bertarung di gym.

Meksi begitu, para ekonom menyadari bahwa jumlah kecelakaan lebih tinggi terjadi bukan pada gym-nya. Hal ini menunjukkan bahwa potensi kecelakaan akibat bermain Pokemon Go terjadi saat seseorang bermain game di ruang terbuka tanpa memperhatikan lingkungan di sekitarnya.

Meningkatnya jumlah kematian bukan hanya disebabkan karena para gamer berada di tempat yang salah di waktu yang tidak tepat. Pokemon Go juga dinilai “membodohi” penggunanya, sehingga alangkah lebih baik jika gamer game Niantic itu memilih lokasi yang aman demi keselamatannya. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini