Hacker Ini Mengaku Bobol Ratusan Juta Akun Yahoo!

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Rabu 29 November 2017, 22:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 29 207 1822770 hacker-ini-mengaku-bobol-ratusan-juta-akun-yahoo-UK8S5r1LFX.jpg (Foto: Sault Star)

JAKARTA - Seorang hacker asal Kanada terlibat dalam kasus pembobolan 500 juta akun Yahoo! pada 2014 lalu. Baru-baru ini ia mengaku bersalah di Kantor Kejaksaan Distrik California.

Hacker bernama Karim Baratov itu berusia 22 tahun dan bekerja sama dengan tiga pihak lain dalam aksinya. Dua rekannya yang lainnya berhasil diringkus di Rusia.

Jaksa setempat menyatakan bahwa dua dari temannya yang lain adalah agen mata-mata Rusia, FSB bernama Dmitry Dokuchaev dan Igor Sushchin. Sementara satu hacker lainnya adalah Alexsey Belan.

Baca juga: Hacker Curi 1,7 Juta Informasi Pengguna Situs Berbagi Foto

Mereka percaya bahwa dua agen mata-mata FSB mengarahkan peretas dan mengontrak Baratov saat target mereka menggunakan akun email di luar sistem Yahoo!.

"Berdasarkan pembelaannya, peran Baratov dalam konspirasi ini adalah untuk meretas akun webmail yang disukai FSB dan mengirimkan akun dan password kepada Dokuchaev yang ditukar dengan uang tunai," demikian dalam pernyataan jaksa dikutip dari Tech Crunch, Rabu (29/11/2017).

Keterlibatan Baratov dengan mata-mata Rusia diawali saat ia memasang iklan jasa di situs berbahasa Rusia. Ia kemudian dikontrak oleh keduanya. Setelah itu ia mendapatkan akses ke akun korbannya dan memata-matai mereka.

Baca juga: Berharap Rp400 Juta dari Temuan Bug, Pria Ini Malah Terancam Hukuman

Dalam mengelabui korbannya, ia mengirimkan korespondensi palsu yang dirancang agar terlihat seolah-olah dikirim dari host email yang relevan.

Baratov mengaku bersalah atas satu tuduhan yakni berkonspirasi untuk melanggar Undang-Undang Penipuan dan Penyalahgunaan Komputer dan diperberat delapan tuduhan pencurian identitas.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini