Ren Zhengfei, Sang Pendiri Huawei Usai 'Pensiun' dari Tentara

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 30 November 2017, 17:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 30 56 1823249 ren-zhengfei-sang-pendiri-huawei-usai-pensiun-dari-tentara-A8lrP2h3Ts.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Sebagian besar pengusaha memulai langkah revolusionernya di usia muda. Namun hal tersebut tak berlaku bagi Ren Zhengfei, pendiri dan presiden Huawei. Ia bahkan baru membangun perusahaannya dalam usia 40-an tahun.

Keyakinan bahwa inovasi tidak memiliki batasan kemungkinan mengilhaminya mendirikan Huawei, yang kini menjadi vendor smartphone nomor tiga di dunia.

Ren Zhengfei lahir pada 25 Oktober 1944 dari pasangan Ren Moxun dan Chen Yuanzhao. Orang tua Zhengfei sendiri berprofesi sebagai guru sekolah.

Zhengfei menghabiskan masa sekolahnya di sebuah kota pegunungan terpencil di Provinsi Guizhou. Pada tahun 1963, ia belajar di Institut Teknik Sipil dan Arsitektur Chongqing University dan bekerja di industri teknik sipil sampai 1974 ketika ia bergabung dengan Korps Teknik militer.

Ia bergabung dengan lembaga penelitian People Liberation Army (PLA) sebagai teknolog militer. Pada 1983, ia baru saja pensiun sebagai tentara setelah pemerintah China membubarkan seluruh unit teknik, tempat di mana Zhengfei bekerja selama sembilan tahun.

Ia tak yakin dengan masa depan dirinya. Kemudian Zhengfei berhasil bekerjasama dengan Shenzhen South Sea Oil Corporation, namun tak lama setelah itu ia merasa tidak puas dengan pekerjaannya.

Pada 1987, Ren Zhengfei melepaskan pekerjaannya itu dengan modal 21.000 yen. Modal tersebut kemudian ia gunakan untuk mulai membangun Huawei, dan ia menjabat sebagai Chief Executive Officer.

28 tahun selanjutnya, Huawei menjadi merek smartphone terlaris ketiga di dunia setelah Apple dan Samsung. Tak hanya smartphone, perusahaan Zhengfei juga mengembangkan router dan mendominasi pasar.

Meski menjadi pendiri dan presiden Huawei, Zhengfei menyerahkan kepemilikan perusahaan kepada karyawannya untuk menjamin kelanjutan dan menarik banyak talenta.

Berkat upayanya yang gigih, Zhengfei kini menjadi miliarder. Pada 2016 Forbes memperkiraan kekayaan Zhengfei mencapai USD2,1 miliar.

Meski begitu ia dikenal sebagai orang yang sederhana dan tidak menonjolkan kekayaannya. Pada Apri 2016 ia tertangkap kamera tengah mengantre taksi di luar bandara Hongqiao Shanghai dengan membawa barang bawaannya sendiri. Sebelumnya ia juga terlihat menggunakan sebuah bus antar-jemput bandara. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini