Desember, Saksikan Fenomena Hujan Meteor Geminids

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Jum'at 01 Desember 2017 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 30 56 1823380 desember-saksikan-fenomena-hujan-meteor-geminids-9ZuFSQQeZU.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Meteor Geminids akan muncul kembali di tahun ini. Hujan meteor yang terkenal akan terangnya ini siap memuncak pada 13 Desember dan 14 Desember. Geminids merupakan salah satu hujan meteor terbaik setiap tahun karena amat terang, dan pada puncaknya dapat terlihat arus meteor terlintas di langit dengan kecepatan 120 meteor per jam.

Hujan meteor Geminids berusia hampir 200 tahun, menurut sebuah dokumentasi terkemuka. Pengamatan pertama yang tercatat pada 1833 dari sebuah perahu di Sungai Mississippi.

Meteor ini semakin kuat seiring bertambahnya usia karena gravitasi Jupiter telah menarik arus partikel dari sumber meteor, asteroid 3200 Phaethon, lebih dekat ke Bumi selama berabad-abad.

Baca juga: Meteor Bawa Kandungan Besi dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Geminids, seperti namanya, berasal dari rasi gemilang Gemini (si kembar). Gemini dapat terlihat di langit timur laut untuk rasi Orion. Gemini berada di atas atau kanan Orion, di langit timur laut.

Meskipun meteor meluncur dari Gemini, mereka dapat terlihat di seluruh langit. Untuk mendapat pemandangan terbaik, Anda perlu menggeser sedikit pandangan Anda dari Gemini sehingga meteor dengan “ekor” yang panjang dapat terlihat saat melintas.

Anda tidak perlu teropong atau teleskop untuk menyaksikannya. Temukanlah lokasi yang nyaman, jauh dari penerangan kota, dan idealnya di area yang memiliki langit gelap.

Baca juga: Hujan Meteor Bisa Disaksikan dengan Mata Telanjang

Geminid berkenaan dengan objek dekat Bumi, 3200 Phaethon, sebuah asteroid yang mungkin telah terbentur dengan objek lain di masa lalu untuk menghasilkan arus partikel yang Bumi timbulkan sehingga tercipta hujan meteor.

Batuan di luar angkasa yang akan bertabrakan dengan atmosfer Bumi disebut meteoroid. Batuan yang menembus atmosfer disebut meteor, dan jika mereka mencapai tanah, disebut meteorit.

Geminids tidak akan mencapai tanah karena partikelnya terlalu kecil untuk bertahan. Demikian dilansir dari Space, Kamis (30/11/2017).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini