Selain Smartphone, Mobil Listrik Bisa Jadi Penambang Bitcoin?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Sabtu 02 Desember 2017, 16:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 02 207 1824057 selain-smartphone-mobil-listrik-bisa-jadi-penambang-bitcoin-w6g4E6gDOu.jpg (Foto: Ubergizmo)

JAKARTA - Menambang mata uang elektronik bitcoin membutuhkan pasokan listrik yang cukup besar. Artinya, jika seseorang berniat untuk menambangnya ia harus mempersiapkan tagihan listrik yang membengkak.

Seorang anggota di grup Tesla Owners Worldwide memiliki cara lain untuk menyiasati masalah tersebut. Seperti diungkap oleh Ubergizmo, Sabtu (2/11/2017), ia memanfaatkan pasokan listrik di mobil Tesla Model S.

Lantas bukankah mobil tersebut juga membutuhkan asupan listrik? Memang betul, tapi sepertinya pemilik mobil punya akses ke dalam Supercharger milik Tesla sehingga biayanya bisa dibayar secara kolektif.

Baca juga: Gokil! Puluhan Smartphone Disulap Jadi Penambang Bitcoin

Meski terdengar cukup canggih, namun temuan ini dianggap memiliki kejanggalan. Secara teknis, berkurangnya daya secara konstan berbanding lurus dengan peningkatan baterai yang ada di dalam mobil Tesla.

Itu berarti proses isi ulang bakal lebih sering ketimbang biasanya. Akibatnya, pasokan listrik untuk mobil cepat habis sehingga mengurangi masa pakainya.

Selain itu terdapat pula masalah etis yang berkaitan dengan fungsi sebenarnya kendaraan tersebut. Tesla Model S sebenarnya adalah mobil listrik yang dirancang untuk berkendara, bukan untuk menambang bitcoin. Artinya akan ada kendala dalam pengaturannya.

Baca juga: Nilai Tukar Bitcoin Tembus Rp128 Juta per Koin

Keberhasilan pemilik Tesla juga masih belum terungkap, apakah ia telah menghasilkan beberapa duit bitcoin atau hal ini hanya sebagai lelucon belaka.

Sebelumnya, aktivitas penambangan bitcoin sempat dilakukan dengan menggunakan smartphone. Perangkat yang digunakan adalah Samsung Galaxy S5 sebanyak 40 unit.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini