Kebocoran Data Terungkap, Tiga Petinggi Keamanan Uber Pamit Mundur

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Sabtu 02 Desember 2017, 17:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 02 207 1824069 kebocoran-data-terungkap-tiga-petinggi-keamanan-uber-pamit-mundur-CqGE4UrYXM.jpg (Foto: Tech Crunch)

JAKARTA - Tiga manajer senior keamanan di Uber Technologies dikabarkan mengundurkan diri pada Jumat, 1 Desember 2017. Hal ini menyusul diungkapnya kebocoran data yang diumumkan oleh CEO Uber, Dara Khosrowshahi, beberapa waku lalu.

Tiga orang yang mengundurkan diri adalah Pooja Ashok, Prithvi Rai, dan Jeff Jones. Keputusan ketiga orang petinggi Uber itu juga dipicu oleh pemecatan Chief Security Officer, Joe Sullivan pekan lalu.

Peru diketahui, Ashok adalah kepala staf yang ada di bawah Joe Sullivan. Kemudian Prithvi Rai bekerja sebagai teknisi keamanan senior dan orang nomor dua dalam manajemen Sullivan. Sementara Jeff Jones menangani keamanan fisik.

Baca juga: Diam-Diam Uber Pernah Di-Hack, 57Juta Data Pelanggan Dibobol

Menurut juru bicara Uber, Ashok dan Jones masih akan bertahan di Uber hingga Januari 2018 mendatang guna membantu masa transisi.

Kebocoran data yang dialami Uber berdampak pada 57 juta pelanggannya dan 6.000 mitra pengemudi. Masalah itu sendiri terjadi pada 2016, demikian dikutip dari Reuters, Sabtu (2/12/2017).

Dara Khosrowshahi yang baru diangkat menjadi CEO Uber pada Agustus lalu, menyesali adanya masalah tersebut. Ia mengungkap bahwa Uber akan belajar dari kesalahan.

Baca juga: Data Pelanggan Bocor, Uber Dipantau 5 Jaksa Agung di AS

"Tidak satu pun dari ini seharusnya terjadi, dan saya tidak akan membuat alasan untuk itu," kata Dara.

"Meskipun saya tidak dapat menghapus masa lalu, saya dapat melakukan atas nama dari setiap karyawan Uber bahwa kita akan belajar dari kesalahan kita," imbuhnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini