BlackBerry Bayar Denda Rp1,8 Triliun ke Nokia, Ada Apa?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017, 15:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 04 207 1824775 blackberry-bayar-denda-rp1-8-triliun-ke-nokia-ada-apa-RBV29fVK35.jpg (Foto: IB Times)

JAKARTA - Perselisihan paten antara BlackBerry dengan Nokia mengharuskan perusahaan yang berbasis di Kanada tersebut untuk membayar sejumlah denda. Pengadilan Artbitrase Kamar Dagang Internasional memutuskan BlackBerry untuk membayar USD137 juta atau Rp1,8 triliun.

Keputusan itu dibuat oleh pihak pengadilan pada 29 November 2017. Perselisihan di antara kedua perusahaan sebenarnya bukan perkara pelanggaran paten. Tapi BlackBerry menuduh Nokia telah menggunakan hak ciptanya tanpa izin.

Melalui keterangannya, BlackBerry baka mengajukan tuntutan hukum terhadap Nokia di Jerman dan Amerika Serikat, demikan dikutip dari Phone Arena, Senin (4/12/2017).

Baca juga: Usung OS Android, CEO BlackBerry: Perusahaan Keluar dari Zona Bahaya

"BlackBerry kecewa karena Pengadilan Arbitrase tidak setuju dengan argumen kami dalam kasus ini namun kami menerima keputusan mereka," ungkap BlackBerry.

"Keputusan ini tidak mengubah pernyataan BlackBerry bahwa Nokia melanggar kekayaan intelektual kami dan kami terus berusaha keras untuk menyelesaikan masalah hukum di kedua negara, AS dan Jerman," imbuhnya.

Sebelumnya, dengan kasus yang sama, BlackBerry telah memenangkan gugatan atas Qualcomm. Perusahaan tersebut memenangkan dana sebesar USD940 juta.

Baca juga: BlackBerry Bakal Rancang Smartwatch untuk Saingi Samsung, Benarkah?

Menurut Reuters, BlackBerry pernah mengatakan bahwa mereka ini tengah mengejar keuntungan dari portofolio yang dimilikinya. Saat ini BlackBerry telah memegang paten sebanyak 4.000 lisensi yang disewakan kepada perusahaan teknologi lainnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini