Google Doodle Rayakan 50 Tahun Bahasa Pemrograman Anak

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017, 17:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 04 207 1824951 google-doodle-rayakan-50-tahun-bahasa-pemrograman-anak-ETVKMJj1ai.jpg (Foto: Google)

JAKARTA – Ada yang menarik di laman Google hari ini, Senin (4/12/2017). Jika Anda membuka laman pencarian itu, Anda akan mendapati doodle yang interaktif bersama seekor kelinci dan banyak wortel serta nuansa perkebunan.

Dilansir Mirror, tampilan Google Search ini merayakan bahasa pemrograman anak yang pertama kali diperkenalkan ke dunia 50 tahun yang lalu.

Baca: Ada Orang Indonesia di Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?

Doodle interaktif sebagai bagian dari Pekan Pendidikan Ilmu Komputer, mengajarkan kepada pengguna bagaimana coding dengan bantuan kelinci berbulu. Kelinci yang berburu wortel itu menunjukkan bagaimana pemrograman menggunakan kode dapat menciptakan sebuah action.

Doodle ini sendiri dikembangkan melalui kerjasama dari tiga tim yakni Google Doodle, Google Blockly, dan peneliti dari MIT Scratch. Doodle ini juga diharapkan dapat membantu anak-anak untuk mengenal coding dengan cara yang sederhana.

Pada 1960-an, pemrograman anak-anak di komputer terbilang rumit hingga Logo - bahasa pengkodean pertama yang dirancang untuk anak-anak, pertama kali dibuat. Pada saat itu mereka mengejakan bahasa pemrograman dimana seekor kura-kura hijau kecil bergerak dan meninggalkan jejak di layar hitam.

"Jauh sebelum PC, Seymour Papert dan para periset di MIT mengembangkan Logo, yang membantu anak-anak memprogram gerakan kura-kura, memberi mereka kesempatan untuk mengeksplorasi gagasan dalam matematika dan sains," kata Champika Fernando, Direktur Komunikasi Scratch Team.

Baca juga: Mengenal Eiko Ishioka, Desainer Jepang yang Jadi Google Doodle

Selanjutnya coding diperkenalkan sebagai bagian dari Kurikulum Nasional pada tahun 2014. Tak lama setelah itu, coding dengan cepat menjadi topik yang populer di sekolah.

Coding kini menjadi pelengkap yang mendorong sebagian besar interaksi dalam aplikasi smartphone hingga game komputer terbaru dan efek khusus blockbuster Hollywood. Demikian seperti dilansir Mirror, Senin (4/12/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini