Mampu Menembak Peluru, Drone Militer Diluncurkan

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017, 01:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 05 56 1825516 mampu-menembak-peluru-drone-militer-diluncurkan-mGNKKYUfGb.jpg (Foto: Steel Rock UAV)

JAKARTA - Velvet Wasp, drone yang dibuat oleh kontraktor pertahanan berbasis di Inggris, Steel Rock, adalah senjata perang yang bisa dikendalikan oleh dua orang dan mampu menembakkan amunisi dengan presisi pada target yang bergerak. Velvet Wasp resmi pada tahun ini di Dubai Air Show 2017 dan mengikuti spesifikasi yang diberikan oleh pembuatnya.

Pembuat Velvet Wasp bersikeras mengatakan bahwa teknologi tersebut hanya boleh digunakan oleh pemerintah dan militer yang disetujui oleh Inggris. Meskipun begitu, drone memiliki tantangan tersendiri dari segi keamanan dan keselamatan.

Velvet Wasp cukup kecil untuk dimasukkan ke bagian belakang truk dan bahkan bisa dilipat. Terbuat dari serat karbon, drone itu berbobot tidak lebih dari 10 kilogram, jika penuh dengan amunisi maka menjadi sekira 30 kilogram. Drone tersebut memiliki delapan baling-baling dan bisa melaju dengan kecepatan hingga 80 kmph untuk jarak 100 kilometer.

Baca juga: Canggih! Inikah Drone Phone Pertama di Dunia?

Velvet Wasp juga memuat pertolongan pertama, membantu pengintaian dan meluncurkan amunisi. Idealnya, drone ini dikendalikan oleh dua orang - pilot dan navigator, tetapi bisa juga dengan satu orang.

Terbang di ketinggian 1.000 kaki atau 300 meter, drone tersebut cukup kecil sehingga sulit tertangkap radar. Steel Rock mengatakan Velvet Wasp bisa terbang menembus angin hingga 92 kmh.

Baca juga: Wow! Perusahaan Ini Bikin Arena Khusus untuk Berlatih Drone

Velvet Wasp dipamerkan mengangkut Textron Fury. Fury adalah sistem senjata yang bisa diluncurkan dari rudal Harris Hornet drone. Sistem ini bisa dikendalikan dari laser di atas kapal drone, GPS, dan sistem navigasi inersia.

Pembuat drone mengatakan bahwa Velvet Wasp tidak bisa di-hack dan sinyal kontrolnya telah dienkripsi, dilansir dari International Business Times.

Hingga saat ini belum jelas apakah Steel Rock akan menambahkan sistem kontrol berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Velvet Wasp. Belum ada indikasi pula berapa harga drone tersebut.

Drone berbasis AI sedang dalam proses oleh pemerintah termasuk Amerika Serikat dan Rusia. Belum lama ini, laporan tentang sistem gun-toting drone yang bisa menangani penembak jitu dan terbang dalam kelompok, telah diterbitkan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini