Terungkap! Isi Pesan SMS Pertama Kali yang Dikirim pada 3 Desember 1992

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017, 05:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 05 56 1825671 terungkap-isi-pesan-sms-pertama-kali-yang-dikirim-pada-3-desember-1992-ymifFRtP1h.jpg (Foto: TechCrunch)

JAKARTA – Banyak peristiwa yang terjadi pada 3 Desember 1992. Namun ada peristiwa yang terbilang penting bagi pengguna layanan seluler, dimana 3 Desember 1992 merupakan hari pesan singkat (SMS) pertama kali dikirimkan.

Dalam SMS pertama itu berisikan pesan yang amat singkat yakni hanya “Selamat Natal”. Pesan ini dikirimkan oleh perancang software berusia 22 tahun bernama Neil Papworth.

SMS itu dikirimkan melalui jaringan seluler milik Vodafone di Inggris. Pada saat itu, ponsel sendiri hanya bisa menerima SMS dan belum memiliki kemampuan untuk mengirimkannya.

Baca: OKEZONE INNOVATION: Yuk Intip! Sejarah SMS yang Kini Kalah Saing dari WhatsApp

Papworth mengirimkan SMS ke ponsel Orbitel 901 milik direktur Vodafone, Richard Jarvis, yang menggunakan komputer.

“Saya tidak menyangka mereka (SMS) benar-benar akan menjadi hal yang besar,” kata Papworth kepada Sky News.

Selang satu tahun kemudian layanan SMS komersial pertama tersedia di Finlandia. Nokia menjadi perusahaan pertama yang merilis handset yang memiliki kemampuan untuk mengirimkan SMS.

Teknologi pesan singkat itu sejatinya benar-benar berkembang jauh sebelum Papworth mengirimkan pesan pertamanya. SMS mulanya dikembangkan oleh Friedhelm Hillebrand dan Bernard Ghillebaert dari GSM Corporation pada tahun 1984.

Insinyur Finlandia Matti Makkonen memiliki peran utama dalam penciptaan teknologi dan kerap dinobatkan sebagai penemu SMS.

Meski terbilang canggih, perkembangan SMS mulanya sangat lambat. Pelanggan GSM pada saat itu sangat jarang mengirimkan pesan singkat dengan persentase hanya 0,4% per bulannya pada 1995.

Baca juga: Techno Trick: Kembalikan SMS yang Hilang di Smartphone Android dengan Cara Ini!

Kendalanya adalah bahwa pengguna di Inggris hanya bisa mengirimkan pesan pada pengguna dengan jaringan seluler yang sama, hingga akhirnya keterbatasan itu dicabut pada 1999.

Kini layanan yang dulunya digandrungi itu tergantikan oleh kehadiran berbagai aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, Messenger, dan iMessage. Diketahui, pertumbuhan penggunaan SMS terus menyusut dan mencapai puncaknya pada 2012.

Tahun lalu, Mark Zuckerberg mengatakan bahwa aktivitas pengguna sehari-hari di Facebook Messenger dan WhatsApp mencapai tiga kali lipat dari jumlah penggunaan SMS, dengan perbandingan tiga kali lipat yakni 60 miliar berbanding 20 miliar. Demikian seperti dilansir Techspot, Rabu (6/12/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini