Harga Bitcoin Tembus Rp195 Juta per Koin

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 22:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 207 1827016 harga-bitcoin-tembus-rp195-juta-per-koin-8i7IcmkTrg.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Nilai mata uang digital Bitcoin kembali meroket. Kali ini Bitcoin melonjak diatas USD14.000 atau tepatnya USD14.399,99. Jika dikonversikan ke dalam rupiah, harga per koin dari Bitcoin mencapai Rp195 Juta.

Lonjakan harga Bitcoin tercatat terus meningkat belakangan ini. Kenaikan harganya di bulan ini saja tercatat sekira 40%, sebagaimana dikutip Bloomberg.

Baca: Elon Musk Disebut Sosok Misterius di Balik Bitcoin, Apa Tanggapannya?

Meroketnya harga Bitcoin bakan dalam waktu yang singkat mengundang banyak perusahaan untuk terlibat. ASX Ltd. operator pertukaran ekuitas dan derivatif di Australia mengatakan akan mulai menggunakan blockchain untuk memproses transaksi.

Untuk diketahui, Blockchain merupakan platfom untuk melakukan transaksi elektronik termasuk menggunakan Bitcoin yang tengah dikembangkan. Blythe Masters, sebuah perusahaan teknologi mengatakan bahwa blockchain akan mengubah segalanya.

Selain itu, Bitcoin juga mendapat dorongan dari pengujian yang sukses oleh Lightning Network yang menjanjikan cara baru untuk melakukan transaksi menggunakan Bitcoin. Teknologi ini akan memindahkan beberapa transaksi dari blockchain dengan membiarkan penjual melakukan transaksi secara pribadi kemudian menyiarkannya ke jaringan publik.

Belum lama ini, tiga perusahaan Lightning Labs, Blockstream Corp. dan ACINQ berhasil melakukan banyak pembayaran. Ini merupakan pertama kalinya sistem mereka digunakan blockchain.

Baca juga: OKEZONE INNOVATION: Lahirnya Bitcoin sebagai Mata Uang Elektronik, Nih Sejarah Singkatnya!

“Kami telah melakukan beberapa pengujian di main net, ini adalah pembayaran pertama pada blockchain bitcoin untuk seluruh implementasi," kata Head of Lightning Labs, Elizabeth Stark.

Tak hanya itu, beberapa perusahaan mengatakan akan memulai perdagangan berjangka untuk Bitcoin pada 10 dan 18 Desember mendatang. Demikian seperti dilansir Bloomberg, Kamis (7/12/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini