Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asteroid Berdiameter 4,8 Kilometer Mendekati Bumi Bulan Ini

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017 00:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 07 56 1826635 asteroid-berdiameter-4-8-kilometer-mendekati-bumi-bulan-ini-L5cV062K4K.jpg (Foto: Huffington Post)

JAKARTA - Jika Anda menatap langit melalui teleskop pada 16 Desember, Anda mungkin sekilas akan melihat 3200 Phaeton, sebuah asteroid yang terletak dekat dengan Bumi. Ini akan menjadi posisi terdekatnya dalam 40 tahun.

Batuan luar angkasa ini berdiameter 4,8 kilometer. 3200 Phaeton akan terlihat semakin besar dari Bumi, dengan jarak sekira 6,4 juta mil atau 10,2 kilometer – kira-kira 27 kali jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan.

Jaraknya memang cukup jauh, tetapi 3200 Phaethon belum pernah berada sedekat itu dengan Bumi sejak 16 Desember 1974. Saat itu ia melewati Bumi dari jarak sekira lima juta mil, menurut NASA.

Baca juga: Mencengangkan! Asteroid Nyaris Tabrak Bumi pada 12 Oktober

Karena 3200 Phaethon melintasi orbit Bumi, NASA telah menyebutnya sebagai ‘asteroid yang berpotensi berbahaya’. Yang mengkhawatirkan, kenyataannya, 3200 Phaeton dinamakan berdasarkan seorang tokoh jahat dari mitologi Yunani, yaitu anak dari dewa Helios, yang membenturkan kereta ayahnya ke Bumi dan membuat planet terbakar.

Namun, Gareth Williams, seorang astrofisikawan di Harvard Smithsonian Center for Astrophysics, menyampaikan bahwa asteroid tersebut tidak menimbulkan risiko. Ia mengatakan, para ilmuwan telah mencontohkan garis edar asteroid tersebut dan memastikan bahwa benda itu bukanlah objek yang perlu dikhawatirkan saat ini.

Baca juga: Asteroid Terbesar Melintasi Bumi dalam Jarak Paling Dekat! Ini Keunikannya

Meskipun para ilmuwan setidaknya tahu sedikit tentang lintasan 3200 Phaethon, asteroid itu tetaplah misterius. 3200 Phaeton diyakini sebagai tubuh induk dari hujan meteor Geminids, yang menghiasi langit setiap Desember.

Namun, hujan meteor biasanya berhubungan dengan komet, bukan asteroid. Hal itu membuat para ilmuwan berpendapat bahwa 3200 Phaeton adalah inti komet yang tidak aktif.

NASA telah mengklasifikasikan 3200 Phaethon sebagai ‘objek yang tidak biasa’, dan para ilmuwan akan mengamatinya dengan saksama saat melintasi Bumi bulan ini.

Asteroid ini juga dapat terlihat melalui teleskop kecil, dan Proyek Teleskop Virtual akan melacaknya secara online. Siapa pun yang ingin melihat 3200 Phaethon harus memanfaatkan kesempatan tersebut pada Desember, karena ia tidak akan mendekati Bumi lagi hingga 2093. Demikian dilansir dari Smithsonian.com.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini