Pesawat Luar Angkasa NASA Tangkap Foto Badai Jupiter

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 13:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 56 1826641 pesawat-luar-angkasa-nasa-tangkap-foto-badai-jupiter-56qKfegnfg.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA - NASA baru-baru ini merilis serangkaian foto Jupiter yang diambil oleh pesawat luar angkasa Juno. NASA menampilkan badai Jupiter yang tampak seperti lukisan Van Gogh, The Starry Night.

Foto-foto tersebut menunjukkan sebuah badai besar yang membentuk awan menjadi lingkaran dan oval, dengan panjang setiap awan lebih dari 6.500 kilometer, berwarna biru tua hingga putih.

Juno memotretnya saat penerbangan ke sembilan pada 27 Oktober, hanya 18.906 kilometer dari permukaan planet. Jarak tersebut terbilang cukup dekat, mengingat jarak antara Bumi dan Bulan 384.400 kilometer, sedangkan Jupiter adalah 318 kalinya.

Baca juga: Jupiter Planet Paling Tua di Sistem Tata Surya

Skala gambar ini kira-kira 12,4 kilometer setiap pikselnya. Secara total, foto-foto ini menampilkan 24.000 kilometer dari total sistem awan di belahan Bumi utara Jupiter.

Foto-foto itu diambil pada garis lintang 57,57 derajat, yang berarti hampir tiga per lima jarak antara khatulistiwa Jupiter dan kutub utara planet itu. Para ilmuwan percaya bahwa badai tersebut telah dimulai sejak 350 tahun yang lalu dan kemungkinan akan berlanjut dalam waktu lama.

“Saat pesawat luar angkasa memotret, posisinya adalah Juno-Jupiter-Matahari, sehingga awan yang lebih tinggi dapat terlihat dalam bayang-bayang di sekitarnya,” kata NASA dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Seperti Ini Kondisi Cuaca di Jupiter

Ini bukanlah pertama kalinya NASA merilis hasil foto dari Juno. Foto yang paling baru dirilis pada bulan lalu, dan tak kalah menakjubkan. Salah satu foto dari rangkaian ini menunjukkan total delapan badai di sistem Jupiter. Setiap awan dapat menempuh dengan kecepatan sekira 60 km/s.

Butuh lima tahun bagi Juno untuk menempuh jarak 1,8 miliar mil antara Bumi dan Jupiter. Saat ini, pesawat itu melayang di lingkungan yang membeku, 5.000 kilometer dari awan planet ini.

Meski Juno adalah pesawat luar angkasa pertama yang terbang mendekati Jupiter, NASA telah mengirim dua pesawat lainnya. Namun, mereka hancur setelah memasuki atmosfer planet.

Sangat berbahaya bagi Juno untuk terbang di atas Jupiter dengan jarak itu. Badai yang sangat besar menciptakan sirkuit radiasi, yang bekerja sebagai medan magnet kuat.

Para ilmuwan percaya bahwa tidak ada lingkungan lain yang menghasilkan radiasi lebih banyak daripada sirkuit partikel yang melintas hampir dengan kecepatan cahaya. Meskipun begitu, NASA selalu melindungi Juno dari jenis radiasi apapun. Demikian dinukil dari Pulse Headlines.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini