Waze dan Google Maps Tak Membantu, Warga Palestina Gunakan Aplikasi Ini

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 12 Desember 2017 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 12 207 1829386 waze-dan-google-maps-tak-membantu-warga-palestina-gunakan-aplikasi-ini-lmRMYLP1yh.jpg (Foto: Life Wire)

JAKARTA - Jika Anda ingin pergi sejauh 15 mil dari kota Yerusalem ke kota Jericho yang merupakan wilayah negara Palestina, Google Maps tak akan banyak membantu. Aplikasi besutan Google itu akan memberikan informasi "tak dapat menemukan tempat di manapun".

Sementara itu menggunakan aplikasi Waze juga memberikan informasi yang kurang lebih sama yakni "Perhatian: tujuan ini berada di area berisiko atau dilarang oleh hukum Israel". Intinya mereka tak bisa menjangkau wilayah yang berbatasan di antara kedua negara.

Karena kedua aplikasi yang jamak ditemukan di berbagai negara itu tak banyak membantu, warga Palestina beralih ke layanan navigasi lain bernama Maps.Me. Ini adalah aplikasi asal Rusia yang bisa digunakan secara offline. Hal itu tentunya membantu para warga yang tak tersentuh jaringan 3G sekalipun.

Baca juga: Setelah Waze, Giliran Google Maps Punya Rute Sepeda Motor

Dikutip dari Wired, Selasa (12/12/2017), Maps.Me memiliki database yang berisikan rute jalan, sekolah, tempat berbelanja, dan beberapa tempat ikonik di kawasan Palestina. Semua informasi tersebut didapat dari pemetaan dengan sumber terbuka layaknya Wikipedia.

Maps.Me didirikan pada 2011 di Belarus dan kini telah diunduh sebanyak 80 juta kali. Perusahaan tersebut kemudian pindah ke Moskow, Rusia setelah diakuisisi oleh perusahaan internet setempat pada 2014. Informasi sumber terbuka yang mereka manfaatkan berasal dari openstreetmap.org.

Maps.Me menggunakan informasi yang berasal dari Open Street Maps untuk mendapatkan pemetaan di kawasan West Bank dan Gaza.

Baca juga: Google Maps Punya Tampilan Baru, Nih Penampakannya!

"Ada banyak diskusi di seluruh dunia, namun kita tidak benar-benar tahu seperti apa tempat-tempat ini," kata Mikel Maron, seorang programmer dan ahli geografi yang mengorganisir pemetaan untuk Gaza pada tahun 2008 dengan Engineers Without Borders dan insinyur Palestina.

Meski demikian Maps.Me saat ini masih menjadi aplikasi kelas dua dibandingkan Google Maps dan Waze. Kesulitan mencari lokasi tergantung pada terjemahan atau pengejaan pemrograman di aplikasi peta dan navigasi.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini