Google Chrome Akan Matikan Video Otomatis

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 13:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 18 207 1832040 google-chrome-akan-matikan-video-otomatis-6QoYljhipZ.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Google sudah merilis versi beta Chrome 64 dan fitur-fitur yang ada dalam versi uji coba. Software tersebut akan dibawa ke semua konsumen dalam beberapa pekan ke depan.

Google membenarkan mereka menyiapkan sejumlah fitur baru, yaitu pop-up blocker dan membisukan video otomatis, dilansir dari laman Phone Arena.

Sayangnya, untuk mematikan video otomatis, pengguna harus mengaturnya secara manual. Konten audio akan mati jika sudah memblokir sebuah situs agar tidak secara otomatis memutar video.

Google juga memperbaiki pemblokir konten pop-up sehingga situs tidak akan secara otomatis membuka tab baru.

Baca juga: Mantap! Google Sematkan Antivirus di Browser Chrome

Pengguna Chrome mengeluhkan beberapa situs memasukkan tautan untuk ke situs lain, tersamar menjadi tombol play lalu memngalihkan mereka ke tab atau jendela baru.

Saat ini kedua fitur itu menjadi yang paling utama diuji ke pengguna beta Google Chrome 64.

Baca juga: Mantap! Salip Firefox, Google Chrome Rajai Browser di Mobile dan Desktop

Pada Juli dilaporkan, Google Chrome mampu menguasai pangsa pasar browser di perangkat mobile. Chrome masih memiliki keuntungan. Browser buatan Google itu telah terpasang secara default (bawaan) pada smartphone Android yang kini menguasai pasar OS smartphone.

Data tersebut diambil pada Juni 2017 untuk mengetahui pangsa pasar browser secara global. Hasilnya, menempatkan Google Chrome pada posisi puncak. Browser tersebut mendapat pangsa paling besar di perangkat mobile sebesar 47,3%, meninggalkan dua kompetitornya Safari (21,2%) dan UC Browser (14,6%).

Di perangkat desktop, Google Chrome masih unggul jauh di antara browser lainnya seperti Firefox dan Internet Explorer. Chrome memiliki pangsa pasar 63,2%, sedangkan Firefox dan Internet Explorer menduduki peringkat kedua dan ketiga dengan masing-masing pangsa pasar 14,0% dan 9,3%.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini