Share

Pelajari Mars, Ilmuwan Cari Kehidupan Asing di Luar Bumi

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Selasa 19 Desember 2017 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 18 56 1832386 pelajari-mars-ilmuwan-cari-kehidupan-asing-di-luar-bumi-cwWRacj2W7.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kondisi Mars dapat membantu manusia mengetahui kemungkinan keberadaan alien di planet lain. Misi Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) NASA menggunakan Mars sebagai laboratorium luar angkasa untuk menyelidiki seberapa mungkin exoplanet berbatu layak dihuni.

Instrumen MAVEN telah menekankan proses kimia dan fisik di balik pelepasan atmosfer Mars. Data yang dipancarkan kembali ke Bumi menunjukkan bahwa sifat Matahari dalam bentuk badai Matahari, lidah api Matahari, dan penyemburan korona, terlibat dalam pengikisan atmosfer.

Banyaknya atmosfer Mars yang tersisa tergantung pada suasana Matahari. Saat ini, tim peneliti MAVEN ingin mengetahui apakah hal yang sama akan terjadi jika sebuah planet seperti Mars mengorbit bintang merah kerdil yang disebut M-star.

Baca juga: Ternyata! Studi Mars Ungkap Petunjuk Kehidupan Asli di Bumi

"Misi MAVEN memberitahu kita bahwa Mars kehilangan sejumlah besar atmosfernya dari waktu ke waktu, mengubah kelestarian planet ini," kata peneliti ​​MAVEN, David Brain, seorang profesor di Laboratorium Fisika Atmosfer dan Antariksa di Universitas Colorado Boulder.

Ia mengatakan, Mars bisa digunakan sebagai laboratorium untuk mempelajari planet berbatu di luar tata surya ini, yang belum diketahui.

Brain dan timnya membayangkan exoplanet ini mengorbit di dalam zona layak huni, yang seharusnya lebih dekat dengan bintangnya karena cahaya M-star relatif redup. Objek itu melayang dalam jarak seperti Merkurius terhadap Matahari.

Baca juga: Suhu di Planet Mars Ternyata Lebih Dingin Ketimbang Bumi

Sayangnya, hal tersebut dan gelombang ultra violet M-star yang ekstrem juga mengartikan bahwa planet ini akan mendapatkan radiasi 5 sampai 10 kali lebih banyak daripada Mars.

Dengan radiasi yang tinggi, kehidupan tidak bisa berlangsung di permukaan Mars. Jika Mars tidak memungkinkan, maka jangan berharap akan ada makhluk asing yang hidup di planet serupa yang mengorbit M-star.

"Kebiasaan adalah salah satu topik terbesar di dunia astronomi, dan perkiraan ini menunjukkan satu cara untuk memanfaatkan apa yang kita ketahui tentang Mars dan Matahari untuk membantu menentukan faktor-faktor yang mengendalikan apakah planet-planet di sistem lain cocok untuk kehidupan," kata Bruce Jakosky, penyidik utama MAVEN, dikutip dari Syfy.com, Senin (18/12/2017).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini