nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Microsoft Umbar Paten Tablet Berlayar Ganda, Seperti Apa?

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 19 Desember 2017 17:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 19 207 1832872 microsoft-umbar-paten-tablet-berlayar-ganda-seperti-apa-mKkYWpAGTh.jpg (Foto: WCC Ftech)

WASHINGTON – Microsoft tampaknya tengah mengeksplorasi desain baru untuk perangkat mobile-nya. Sebagaimana dikembangkan oleh banyak vendor, Microsoft juga mengembangkan perangkat dengan layar ganda yang mampu dilipat.

Lain halnya dengan Samsung atau vendor smartphone lainnya, Microsoft akan merakit tablet dengan layar ganda yang mmapu dilipat dan keyboard virtual. Rencana ini terkuak melalui paten yang ditemukan oleh MSPoweruser dimana Microsoft masih mengerjakan perangkat yang mampu dilipat. Nantinya perangkat tersebut akan bernaung dibawah merek Surface.

Dalam paten itu tampak desain perangkat yang tidak jauh berbeda dengan proyek Courier Microsoft, dimana perangkat berlayar ganda tersebut menkalankan Windows dengaj kode nama AndromedaOS. 

Sebagaimana perangkat dalam paten itu, Andromeda yang mampu dilipat tersebut dirancang untuk serupa dengan notebook. Alhasil perangkat itu akan menjadi gebrakan Microsoft di ranah mobile selain tablet dan ponsel.

Potret paten Microsoft dengan perangkat yang mampu dilipat itu serupa dengan engsel fleksibel yang muncul awal tahun ini. Microsoft menggambarkan perangkat berengsel karena memiliki pengaturan yang mandiri, yang menghubungkan bagian perangkat ke berbagai posisi.

Ketika dilipat, perangkat besutan Microsoft itu akan menghasilkan antarmuka di kedua layar untuk menawarkan pengalaman tablet. Ketika dipisisikan sebagai notebook, perangkat itu akan menampilkan keyboard virtual dan touchpad di layar bagian bawah, serta tampilan notebook untuk layar atasnya.

Pengguna juga bisa melipat perangkat tersebut menjadi tertutup ketika tidak digunakan, atau meletakannya seperti jam alarm. 

Microsoft sendiri mengajukan patennya pada Oktober 2016 san diterbitkan pada 14 Desember lalu. Meski terkuak, belum jelas apakah Microsoft akan merilis perangkat itu sebagaimana patennya, atau merancangnya di masa mendatang. Demikian seperti dilansir ZDNet, Selasa (19/12/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini