nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CEO Xiaomi Lei Jun Bocorkan Strategi Rakit Smartphone Murah

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 20 Desember 2017 17:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 20 57 1833503 ceo-xiaomi-lei-jun-bocorkan-strategi-rakit-smartphone-murah-eQFScg7mwE.jpg CEO Xiaomi, Lei Jun (Foto: Lely Maulida/Okezone)

JAKARTA - Pasar Indonesia memang menjadi target bagi banyak perusahaan. Pasalnya Indonesia memiliki banyak penduduk sehingga menjanjikan pertumbuhan bisnis yang baik jika mampu menarik minat mereka.

Diakui CEO Xiaomi, Lei Jun, meski produknya tampak menarik minat pengguna di negara berkembang termasuk Indonesia, Xiaomi mengalami kendala untuk mengenalkan produknya ke pengguna di Tanah Air. Pasalnya, pengguna menilai bahwa produk yang dibanderol murah belum tentu kualitasnya bagus.

"Bagaimana cara agar masyarakat Indonesia lebih mengenal produk Xiaomi. Ini satu hal yang sulit. Karena umumnya yang ada di benak konsumen barang murah kurang bagus," kata Lei Jun dalam wawancara eksklusif di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Baca juga: Wah! CEO Xiaomi Bertandang ke Indonesia, Mau Apa?

Lebih lanjut ia mengungkap bahwa Xiaomi didirikan dengan tujuan untuk menjual produk yang terjangkau, bahkan hanya dengan harga modal saja. Tujuan lainnya yakni memberikan kemudahan bagi pengguna di berbagai negara di dunia.

Demi menempuh tujuan tersebut, dikatakan Lei Jun, Xiaomi merancang smartphone dengan desain hingga kualitas yang lebih baik namun dibanderol dengan harga yang terjangkau.

"Strategi kami sederhana, desain yang lebih baik, pengalaman pengguna yang lebih baik, kualitas yang lebih baik, tapi harganya hanya setengah (dibanding perangkat sekelasnya)," terang pria yang kerap disebut Steve Jobs China itu.

Baca juga: Wih! CEO Microsoft Temui Bos Xiaomi, untuk Apa?

Xiaomi Redmi 5A yang resmi diluncurkan hari ini disebut Lei Jun sebagai salah satu bukti dari tujuan perusahaan besutannya. Ia melihat bahwa di Indonesia masih banyak smartphone dengan RAM di bawah 1GB, padahal dengan harga yang sama Xiaomi mampu memberikan pengalaman lebih.

Hal tersebut mampu diwujudkan Xiaomi dengan menelan harga produk. CEO Xiaomi itu mengungkap bahwa perusahaannya tak mengambil untung dari sisi hardware, melainkan layanan lainnya. Alhasil produknya pun bisa dipasarkan dengan banderol terjangkau.

"Saya lihat ponsel Android di Indonesia ternyata masih ada yang memorinya di bawah 1GB. Produk Xiaomi yang paling kecil 2GB, tetap bisa dijual di bawah harga Rp1 juta. Mengapa produk yang sebagus ini bisa dijual kompetitif, karena model bisnis Xiaomi. Kami berusaha untuk menekan modal dan biaya sehingga bisa menjual harga modal. Kami tidak mencari untung untuk hardware. Dengan begitu kualitasnya lebih baik dengan harga kompetitif," papar Jun.

Tantangan lainnya yang diakui Lei Jun di Indonesia adalah pertumbuhan jangka panjang. Ia berharap mampu berkerjasama dengan berbagai mitra di Indonesia demi mempertahankan bisnisnya di masa medatang. (lnm).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini