nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apple Mulai Gulirkan Program Penggantian Baterai iPhone

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 31 Desember 2017 13:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 31 57 1838095 apple-mulai-gulirkan-program-penggantian-baterai-iphone-svU9r7PwMg.jpg (Foto: iFixit)

JAKARTA - Beberapa waktu lalu pengguna Reddit mengungkap bahwa Apple tampaknya memperlambat performa iPhone yang memiliki kapasitas baterai rendah. Apple menanggapi bahwa penurunan performa iPhone bukan untuk memperingatkan pengguna agar membeli perangkat yang lebih baru.

Kabarnya, perangkat yang menggunakan baterai lithium-ion lawas tak mampu menangani arus puncak dibandingkan dengan baterai baru di iPhone yang sama. Perangkat iPhone yang menggunakan baterai lawas, apabila tak diturunkan performanya, dapat merusak komponen di dalam karena tak seefisien seperti iPhone baru.

Apple kini mengumumkan bahwa mereka bisa mengganti baterai iPhone dengan banderol USD29 atau sekira Rp390 ribuan.

Tawaran kepada pengguna ini diharapkan mulai pada akhir Januari, namun tampaknya kini Apple telah memulainya lebih awal. Dalam update di situsnya, tertulis bahwa Apple menurunkan harga penggantian baterai iPhone dari USD79 ke USD29.

Baca juga: Bug Versi iOS 11.1.2 Bikin iPhone Sering Restart

"Untuk siapa saja yang memiliki iPhone 6 atau yang lebih baru yang perlu diganti baterai, tersedia di seluruh dunia sampai Desember 2018," kata Apple.

Dengan kata lain, Anda mungkin ingin terburu-buru karena stok mungkin terbatas sejak awal. Dalam sebuah pernyataan yang dilakukan Apple pada Axios, mereka memperingatkan bahwa pasokan awal bisa terbatas.

Baca juga: Baterai iPhone 8 Plus Membengkak, Apple Selidiki Kasus Ini

"Kami berharap membutuhkan lebih banyak waktu untuk siap, tetapi kami dengan senang hati menawarkan kepada pelanggan kami harga yang lebih rendah segera. Pasokan awal beberapa baterai pengganti mungkin terbatas," jelas perusahaan.

iOS 11 Bikin Baterai iPhone Cepat Habis

Sebelumnya dilaporkan bahwa sebagian pengguna yang telah melakukan pembaruan ke iOS 11 mengaku merasakan baterai iPhone cepat habis dari biasanya. Hal ini diketahui dalam sebuah survei yang dilakukan sebuah perusahaan keamanan mobile.

Seperti dikutip dari Ubergizmo, Wandera melakukan survei terhadap 50.000 perangkat yang menggunakan iOS 11. Dari survei tersebut, diketahui bahwa masalah baterai menjadi yang paling besar.

Mereka menemukan bahwa tingkat pengurangan baterai untuk iOS 11 secara signifikan lebih pendek daripada iOS 10. Misalnya, mereka menemukan bahwa dengan iOS 11 dibutuhkan waktu 96 menit untuk telepon dari 100% menjadi 0%.

Sementara sistem operasi sebelumnya, iOS 10, masih bisa bertahan selama 240 menit dengan pengujian yang sama. Hal ini tentunya menjadi tantangan Apple dalam merilis sistem operasi selanjutnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini